Mayat di Indralaya

Mayat yang Ditemukan di Rawa-rawa Indralaya Sudah Tiba di RS Bhayangkara, Mulai Divisum

Jenazah yang ditemukan mengapung di kawasan Kelurahan Indralaya Raya, Kecamatan Indralaya Kabupaten Ogan Ilir, telah tiba di instalasi forensik

Mayat yang Ditemukan di Rawa-rawa Indralaya Sudah Tiba di RS Bhayangkara, Mulai Divisum
SHINTA ANGRAINI/TRIBUNSUMSEL.COM
Jenazah pria identitas yang ditemukan di Ogan Ilir telah berada di instalasi forensik rumah sakit Bhayangkara, Rabu (15/1/2020) 

TRIBUNSUMSEL.COM, PALEMBANG - Jenazah yang ditemukan mengapung di kawasan Kelurahan Indralaya Raya, Kecamatan Indralaya Kabupaten Ogan Ilir, telah tiba di instalasi forensik rumah sakit Bhayangkara, Rabu (15/1/2020).

Petugas Pelayanan Call Center (PSC) Kabupaten Ogan Ilir, Dapet mengatakan, jenazah tersebut berjenis kelamin laki-laki dan diperkirakan berusia sekitar 25 tahun ke atas.

"Saat ini belum diketahui identitas dari jenazah tersebut. Jadi masih kita sebut mister X," ujarnya saat temui setelah mengantar jenazah.

Selanjutnya pihak forensik rumah sakit Bhayangkara akan melakukan pemeriksaan untuk mengetahui penyebab dari kematian pria tersebut.

"Kami tidak bisa menyimpulkan penyebab kematiannya. Karena hanya mengantar saja ke Forensik Bhayangkara. Selebihnya kami serahkan ke petugas disini," ujarnya.

Masyarakat Kelurahan Indralaya Raya Kecamatan Indralaya Kabupaten Ogan Ilir, digegerkan dengan sesosok mayat, Rabu (15/1/2020).

Mayat tersebut mengapung di rawa-rawa wilayah sekitar itu.

Pantauan di lapangan, masyarakat sudah nampak mengerubungi lokasi mayat yang berjarak kurang lebih 50 meter dari lokasi mayat itu. Sebab, ada aliran Sungai Kelekar yang menghalangi pemukiman dan mayat tersebut.

Berdasarkan penuturan saksi yang pertama menemukan mayat, Arsyad (35) mengatakan bahwa dirinya mendapat kabar dari Pemancing sekitar, yang curiga dengan lokasi tersebut. Setelah itu, ia langsung berinisiatif mengecek lokasi.

"Dia ragu pas ketemu, seperti orang. Tapi ga tau pasti orang atau bukan. Pas kami cek benar nian," ujarnya saat diwawancarai.

Ketika menemukan pertama kali, mayat tersebut dalam kondisi terlungkup. Diperkirakan mayat itu seorang laki-laki berusia sekitar 30 tahunan.

"Setelah itu pas saya balik, masyarakat sudah ramai," ungkapnya.

Mayat tersebut sudah dalam kondisi membusuk dan bengkak. Sehingga saat ia melihat, ia tidak tau identitas mayat tersebut.

"Tidak tau pak, warga sini atau bukan. Karena memang susah dikenali," jelasnya.

Penulis: Shinta Dwi Anggraini
Editor: Prawira Maulana
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved