Ternyata RRS Disiksa Karena Tak Mau Diajak Mabuk Ngelem, Viral Video Penyiksaan Remaja

RRS korban pengeroyokan di Kebun Perum Talang Kelapa Kelurahan Talang Kelapa Palembang, kondisi fisiknya kini sudah membaik.

Ternyata RRS Disiksa Karena Tak Mau Diajak Mabuk Ngelem, Viral Video Penyiksaan Remaja
ISTIMEWA
Korban saat melapor ke Polda Sumsel. 

TRIBUNSUMSEL.COM, PALEMBANG - RRS korban pengeroyokan di Kebun Perum Talang Kelapa Kelurahan Talang Kelapa Palembang, kondisi fisiknya kini sudah membaik.

Namun akibatnya saat ini masih mengalami trauma akibat kejadian pengeroyokan beberapa waktu lalu.

Diketahui RRS menjadi korban pengeroyokan akibat tidak mau diajak ngelem aibon oleh pelaku pengeroyokan.

Saat ia tidak mau langsung para pelaku mengeroyok dan memukuli RRS tanpa ampun.

Ibu korban, Reny Oktariana saat dikonfimasi mengenai keadaan anaknya sekarang mengatakan Reza sekarang manjadi sedikit pendiam karena trauma akibat pengeroyokan yang dialaminya beberapa waktu lalu.

Ia menegaskan akibat pengeroyokan terhadap anaknya, RRS sering mengalami sakit perut walaupun sakitnya tidak setiap hari.

Ia menambahakan RRS sekarang jika berteman pilih-pilih karena takut peristiwa tersebut terjadi lagi

"Jika dia melihat vidionya di media sosial dia suka ketakutan dan tidak mau melihatnya," katanya.

Ibu korban berharap pelaku segera ditangkap agar menjadi jera dan tidak ada korban lain.

"Dan saya mau melihat muka mereka secara langsung," katanya.

"saya cuma mau bilang kepada pelaku jika melahirkan dan membesarkan anak itu tidak mudah," ujarnya.

Tribun mendatangi rumah RT tempat Reza menginap di rumah kakeknya pada saat kejadian ia dikeroyok beberapa hari lalu.

Didi Budiarso ketua RT setempat mengatakan, RRS adalah orang yang baik suka menegur jika lewat depan rumah, ramah terhadap orang dan tidak usil.

Ia menambahkan jika ada perlombaan 17 Agustusan apalagi panjat pinang, RRS selalu ikut dan berada di puncak atas.

"RRS anak yang sopan dan suka menegur kami dan warga jika sering lewat depan rumah," ujarnya.

Penulis: Pahmi Ramadan
Editor: Prawira Maulana
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved