BPJS Kesehatan Larang Awak Media di Lahat Liput Pertemuan Dengan Bupati Lahat

Awak media di Lahat, Senin (13/1) meresa kecewa dengan pihak BPJS. Pasalnya, awak media yang sudah mendapat undangan liputan dari bagian P

BPJS Kesehatan Larang Awak Media di Lahat Liput Pertemuan Dengan Bupati Lahat
EHDI AMIN/SRIWIJAYA POST
Ruang oproom Pemkab Lahat lokasi pertemuan antara BPJS dan Pemkab Lahat 

Ruang oproom Pemkab Lahat lokasi pertemuan antara BPJS dan Pemkab Lahat

Laporan wartawan Sripoku. Com Ehdo Amin

TRIBUNSUMSEL.COM, LAHAT - Awak media di Lahat, Senin (13/1) meresa kecewa dengan pihak BPJS. Pasalnya, awak media yang sudah mendapat undangan liputan dari bagian Protokol yang disampaikan melalui Dinas Kominfo Pemkab Lahat, untuk meliput Audensi dan paparan tentang JKN-KIS dan BPJS di larang memasuki ruang oproom Pemkab Lahat, tempat berlangsungnya pertemuan.

Pihak BPJS berdalih pertemuan tersebut bersifat intern. Awalnya awak media tetap bersikukuh tetap ingin berada diruangan untuk meliput. Awak media beralasan kedatangan ke oproom atas undangan dari Bupati Lahat melalui Dinas Kominfo Pemkab Lahat. Salah seorang pegawai BPJS sempat berujar kepada salah satu awak media agar "jangan dahulu diliput".

"Pihak BPJS minta jangan diliput dahulu. Mohon berkenan kepada kawan kawan media berkenan. Nanti setelah acara akan ada wawancara, "Ujar Kepala Dinas Kominfo Rudi Darma, kepada awak media sembari meminta pengertianya.

Sementara itu, Andika, salah satu wartawan di Lahat, menyayangkan atas larangan tersebut padahal sudah ada undangan terbuka dari Pemkab Lahat. "Entah kita tak tahu ada apa sampai tidak boleh. Padahal kita dapat undangan liputan,"ujarnya.

Sementara Edi, wartawan Media ini juga mengaku kecewa. Terlebih saat ini perkembangan terkait layanan kesehatan masyarakat yang bakal diberlakukan Pemkab Lahat, sangat ditunggu warga di Kabupaten Lahat. Terlebih, setelah Pemkab Lahata menyatakan tidak akan menggunakan BPJS lagi untuk mengratiskan layanan kesehatan bagi warga. Sampai berita ini dimuat pertemuan masih berlangsung dan awak media masih menunggu.

Sementara saat dikonfermasi awak media kepada Kepala BPJS Kesehatan Lahat, Ambriazal, mengaku tidak tahu atas pelarangan tersebut. "Dak tahu juga, "kata Ambrizal, ketika ditanya melalui watshapp terkait pelarangan kepada awak media. Cr22

Editor: Prawira Maulana
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved