Satu Begal Sadis di Jembatan Ogan Kertapati Diringkus, Ternyata Masih Remaja

Polisi meringkus seorang begal yang biasa beraksi di wilayah Kertapati, Palembang.

Satu Begal Sadis di Jembatan Ogan Kertapati Diringkus, Ternyata Masih Remaja
AGUNG DWIPAYANA/TRIBUNSUMSEL.COM
RZ (kiri) hanya tertunduk saat diinterogasi petugas. Padahal beberapa bulan lalu ia sangat garang membegal motor dan membacok korbannya. 

TRIBUNSUMSEL.COM, PALEMBANG - Polisi meringkus seorang begal yang biasa beraksi di wilayah Kertapati, Palembang.

Mirisnya, begal yang ditangkap Unit Pidum Satreskrim Polrestabes Palembang tersebut masih berusia belia.

RZ, pelaku begal yang masih berusia 16 tahun ditangkap petugas setelah buron selama 5 bulan.

"Tersangka merupakan pelaku pembegalan pada pertengahan tahun lalu dan saat ini berhasil kami ringkus," kata Kasat Reskrim Polrestabes Palembang, AKBP Nuryono didampingi Kanit Pidum, Iptu Ginting, Sabtu (11/1/2020).

Dijelaskan Nuryono, tersangka bersama kelima rekannya membegal pengendara sepeda motor di Jembatan Ogan Kertapati pada 14 Agustus tahun lalu.

Enam orang pelaku termasuk tersangka mengendarai dua sepeda motor, memepet tiga orang berboncengan sepeda motor.

"Tersangka RZ dan pelaku lainnya mengayunkan senjata tajam parang ke arah korban (pemilik kendaraan motor). Rekan korban bahkan mengalami luka bacok sehingga ketiga orang tersebut terdesak dan terpaksa menepikan kendaraan mereka, lalu kabur menyelamatkan diri," jelas Nuryono.

Keenam pelaku pun dengan leluasa membawa kabur sepeda motor Yamaha NMAX dengan pelat nomor BG 4962 ACK warna abu-abu milik korban.

Setelah melakukan penyelidikan secara mendalam, polisi akhirnya menangkap tersangka RZ di kediamannya di Kertapati pada Jumat (10/1/2020) lalu.

"Satu pelaku berinisial RZ sudah kita amankan. Lima pelaku lainnya masih kami kejar dan kami sudah tahu identitas kelimanya," ungkap Nuryono.

Selain mengamankan tersangka RZ, polisi juga mengamankan barang bukti berupa sehelai baju kaos dan celana panjang warna hitam yang dikenakan tersangka saat beraksi.

"Tersangka diancam pasal 365 KUHP tentang pencurian dengan kekerasan dengan ancaman pidana penjara 7 tahun" kata Nuryono.

Sementara tersangka RZ mengakui perbuatannya dan hanya tertunduk saat diinterogasi petugas.

Padahal beberapa bulan lalu ia sangat garang membegal motor dan membacok korbannya.

"Saya sebenarnya hanya ikut-ikutan teman. Tapi sekarang saya menyesal," kata dia.

Penulis: Agung Dwipayana
Editor: Prawira Maulana
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved