Ibra Azhari Tertangkap Kasus Narkoba
Polisi Ungkap Kronologis Penangkapan Ibra Azhari. Dapati Adik Ayu Azhari Mendengkur di Gudang
Karenanya petugas sempat memutuskan untuk kembali dengan tangan hampa.
TRIBUNSUMSEL.COM, JAKARTA - Aktor Ibra Azhari lagi-lagi dicokok polisi karena kasus narkoba jenis sabu.
Ia diamankan petugas Ditresnarkoba Polda Metro Jaya dari rumahnya di Jalan Batu Merah I/43, RT 5/RW 2, Pejaten Timur, Kecamatan Pasar Minggu, Jakarta Selatan, Minggu (22/12/2019) dinihari.
Saat akan dibekuk petugas dengan control delivery mengajak tersangka MH, seorang perempuan yang dibekuk sebelumnya, Ibra Azhari mengunci rapat rumahnya.
Petugas kemudian meminta bantuan ketua RT setempat untuk mendobrak rumah adik Ayu Azhari itu.
Meski sudah didobrak, keberadaan Ibra di rumah itu juga masih tak didapati polisi. Setiap sudut rumah dan di dalam kamar tampak kosong.

Karenanya petugas sempat memutuskan untuk kembali dengan tangan hampa.
Namun saat akan kembali, salah seorang petugas mendengar suara dengkuran yang cukup keras.
Ternyata suara dengkuran itu berasal dari satu ruangan kecil di samping rumah yang dijadikan gudang.
Petugas pun mendobrak gudang dan mendapati Ibra yang tertidur di sana sembari mendengkur.
"Dia ternyata bersembunyi di sana sampai tertidur dan mendengkur. Hampir dia gak ketahuan, karena gudang sudah dilewati petugas dan tak diperiksa. Jadi karena yang bersangkutan mendengkur akhirnya ketahuan sama petugas," kata Direktur Reserse Narkoba Polda Metro Jaya, Kombes Herry Heryawan di Mapolda Metro Jaya, Senin (23/12/2019).
Baca:
Setelah itulah katanya Ibra diamankan dan digelandang ke Mapolda Metro Jaya.
Sementara Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Yusri Yunus mengatakan dari Ibra diamankan 1 gram sabu pesanan yang diantar oleh tersangka MH (43), seorang perempuan.
Selain itu diamankan pula dari rumah Ibra, 1 buah sendok sabu terbuat dari sedotan dan korek api yang dimodifikasi untuk membakar sabu.
Menurut Yunus dalam kasus yang melibatkan Ibra Azhari ini terdapat 6 tersangka lain atau totalnya ada 7 tersangka.