Berita Prabumulih

Banyak Raih Medali, Pemkot Prabumulih Kekurangan Dana Bayar Bonus Atlet Porprov dan Peparprov

Penundaan pembayaran bonus bagi para atlet peraih mendali itu disebabkan dana yang disiapkan pemerintah kota Prabumulih tidak cukup

Penulis: Edison | Editor: Wawan Perdana
Tribun Sumsel/ Edison
Wali Kota Prabumulih Ridho Yahya menjelaskan waktu pencairan bonus atlet 

TRIBUNSUMSEL.COM, PRABUMULIH-Janji Pemerintah Kota Prabumulih untuk memberikan bonus bagi para atlet penyumbang mendali pada Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) ke XII dan Pekan Paralympic Provinsi (Peparprov) ke II Sumatera Selatan, akan tertunda pembayarannya hingga 2020.

Penundaan pembayaran bonus bagi para atlet peraih mendali itu disebabkan dana yang disiapkan pemerintah kota Prabumulih tidak cukup karena medali yang diraih lebih dari yang dianggarkan.

"Jumlah atlet peraih mendali kita sangat banyak, kita tidak menyangka sebanyak itu. Target kita Porprov hanya di peringkat 10 tapi ternyata kita peringkat 7, atlet kita banyak meraih mendali jadi dana kita kurang untuk membayar bonus," ungkap Wali Kota Prabumulih Ridho Yahya ketika diwawancarai pada Kamis (19/12/2019).

Menurut Ridho, para atlet di ajang peparprov atau ajang olahraga para penyandang disabilitas juga cukup banyak meraih mendali.

Kondisi itu membuat pihaknya harus mengundurkan jadwal pemberian bonus.

Honor 1.800 Panitia Porprov Segera DIcairkan, Ketua KONI Sumsel Lega

"Karena kurang dana, jadi terpaksa kami masukkan tahun depan. Mungkin di akhir Januari kita bayarkan reward para atlet porprov dan peparprov karena anggaran tidak sesuai prediksi," ujarnya.

Pengunduran jadwal pemberian reward itu kata Ridho dilakukan untuk menghindari kecemburuan antar para atlet.

"Kalau ada yang dikasih dan ada yang tidak, pasti akan terjadi kecemburuan dan ribut makanya kita tunda semua. Satu lambat maka semuanya lambat, satu cepat maka semuanya cepat," katanya.

Suami Suryanti Ngesti Rahayu itu menjelaskan, kurangnya anggaran untuk pemberian bonus tersebut lantaran pemerintah tidak menganggarkan bonus bagi atlet Peparprov.

"Awalnya memang untuk atlet Peparprov tidak kita anggarkan tapi kita pikir kok pilih kasih, mentang-mentang mereka atlet disabilitas lalu tidak diberi. Makanya kita berusaha kasih, kemungkinan awal 2020," jelasnya.

Disinggung berapa anggaran yang akan diberikan kepada peraih mendali khusus atlet Peparprov, Ridho mengaku bonus yang akan diberikan sama yakni Rp 10 juta untuk peraih emas dan beregu Rp 15 juta.

Divonis Kanker Ginjal, Vidi Aldiano Sempat Depresi Tunggu Hasil Tes

"Untuk bonus atlet peraih perak dan perunggu juga sama, atlet porprov dan atlet peparprov sama karena sama-sama mengharumkan nama kota Prabumulih," lanjutnya.

Ridho mengaku bangga, dengan prestasi yang diraih atlet Kota Prabumulih baik atlet Porprov ke XII maupun peparprov yang lalu disebabkan atlet diturunkan asli atlet kota Prabumulih.

"Kita juara 7 sama dengan peringkat satu karena seluruh atlet kita asli warga kota Prabumulih, kalau Palembang jadi juara itu wajar karena atlet banyak tinggal disana," katanya.

Seperti diketahui, dalam ajang Porprov Sumsel ke XII yang diselenggarakan mulai 16-26 November lalu, kontingen kota Prabumulih berhasil menduduki peringkat ke 7.

Walikota Palembang H Harnojoyo Ingatkan PDAM untuk Mencari Sumber Air Baku Baru

Prabumulih meraih 94 medali yaitu 22 medali emas, 33 medali perak dan 39 medali perunggu.

Sedangkan pada Peparprov Sumsel ke II, Kota Prabumulih menduduki peringkat ke 4 dengan perolehan medali sebanyak 51 medali yaitu 21 emas, 10 perak dan 20 perunggu.

  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved