Pilkada Musirawas 2020

Mantan Anggota DPD Siska Marleni Maju di Pilkada Musirawas 2020, Jadi Bakal Calon Wabup

TRIBUNSUMSEL.COM, PALEMBANG-Konstelasi pertarungan di Pilkada Kabupaten Musi Rawas (Mura) 2020 kian menarik

Penulis: Arief Basuki Rohekan | Editor: Wawan Perdana
TRIBUNSUMSEL.COM/ARIEF BASUKI ROHEKAN
Siska Marleni, Mantan Anggota DPD RI asal Sumsel siap meramaikan Pilkada di Kabupaten Mura 2020. 

TRIBUNSUMSEL.COM, PALEMBANG-Konstelasi pertarungan di Pilkada Kabupaten Musi Rawas (Mura) 2020 kian menarik.

Siska Marleni, Mantan Anggota DPD RI asal Sumsel siap meramaikan Pilkada di Kabupaten Mura 2020.

Ia akan maju sebagai bakal calon Wakil Bupati Mura periode 2020-2025.

Siska sendiri terus melakukan sosialisasi dalam berbagai bentuk media yang disampaikan secara ringkas, menarik dan mudah diingat publik.

Dalam 1 bulan terakhir, jalan protokol dan jalan-jalan desa di Kabupaten Musi Rawas dipenuhi berbagai spanduk para bakal calon Bupati dan Wakil Bupati Musi Rawas periode 2020 – 2025.

Disamping tampilan dengan ilustrasi menarik yang menggambarkan kumpulan warna parpol besar, juga tampil dengan kata-kata menggelitik “Senang Di Atas & Senang Di Bawah”.

Menurut Siska, tim sosialisasi yang memasang spanduk di 14 kecamatan dan 119 desa dihujani pertanyaan seputar slogan yang menggelitik tersebut.

Respon terhadap slogan tersebut datang dari berbagai kalangan.

Salah satunya dari pejabat di Musi Rawas Raya dalam sebuah group diskusi media sosial.

Pejabat tersebut mengatakan “Name jolok e, senang diatas senang dibawah tu mang” yang ditutup dengan emoji smiling face with smiling eyes and hand covering mouth.

“Alhamdulillah, sejak tim bergerak hingga saat ini, slogan yang ada dalam spanduk yang telah dipasang oleh tim sosialisasi di 14 kecamatan dan 119 desa mendapat respon positif dan ramai diperbincangkan” ucap bakal calon yang berlatar belakang akademisi ini.

Siska menjelaskan makna ada dibalik slogan tersebut.

Menurutnya, atas dan bawah sebagai representasi tata pemerintahan di Indonesia, baik dalam kontek desentralisasi, dekonsentrasi dan tugas perbantuan.

“Atas sebagai representasi pemerintah pusat yang terdapat wakil rakyat dan pemerintah sebagai pembuat kebijakan dan bawah sebagai representasi pemerintah daerah, provinsi, kabupaten kota hingga jenjang tata pemerintahan yang paling bawah sebagai pelaksana kebijakan” paparnya.

Sebagai mantan Wakil Ketua Komite IV DPD RI tahun 2017-2019 ini, ia sangat paham keinginan daerah Mura kedepan, untuk lebih baik lagi kedepan.

Halaman
12
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved