Porprov Prabumulih 2019

PB Porprov Putuskan Nasib Cabor Catur di Porprov Prabumulih 2019, Lanjut atau Tidak Dipertandingkan

PB Porprov Putuskan Nasib Cabor Catur di Porprov Prabumulih 2019, Lanjut atau Tidak Dipertandingkan

PB Porprov Putuskan Nasib Cabor Catur di Porprov Prabumulih 2019, Lanjut atau Tidak Dipertandingkan
LifeHacker
Facebook Messenger bisa digunakan bermain catur 

TRIBUNSUMSEL.COM, PALEMBANG - Permasalahan pembengkakan medali cabor catur di Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) XII Prabumulih, sudah diputuskan oleh Dewan Hakim.

Anggota Dewan Hakim Ahmad Yani mengatakan semua keterangan penggugat dan tergugat hingga keterangan terkait sudah diambil informasi yang pada intinya mencari solusi.

"Sudah mendengarkan dari para pihak, dan dapat pokok permasalahan. Kita bahas sesuai peraturan. Hari ini akan kita serahkan ke Ketua PB Porprov dalam hal ini Wakil Walikota Prabumulih," ungkap Yani kepada Sripoku.com, Jumat (15/11/2019).

Menurutnya, rekomendasi tersebut rencananya hari ini langsung disampaikan ke Ketua Panitia PB Porprov agar kemelut ini segera selesai dan pertandingan dua cabor tersebut bisa terus dilanjutkan.

"Hari ini akan kita serahkan ke Ketua PB Porprov dalam hal ini Wakil Walikota Prabumulih," ujar Yani yang juga Ketua Pengprov WI (Wushu Indonesia) Sumsel.

Kemelut ini diawali protes yang dilayangkan oleh penggugat dalam hal ini Kontingen Palembang menilai Kopel telah menyalahi Technical Hand Book (THB) atau buku panduan Porprov yang dikeluarkan oleh KONI Provinsi Sumsel

Diduga ada penambaan jumlah medali dari 12 medali emas menjadi 36 medali emas.

Permasalahan cabor sepak takraw yang ada dugaan penjegalan keikutsertaan atlet Palembang.

Kabid Prestasi KONI Sumsel DR H Syamsuramel MKes yang membidangi pertandingan pada Porprov mengatakan dewan hakim telah mengeluarkan rekomendasi dan juga bisa mengintervensi ke Ketua Panitia PB Porprov yang mengacu pada regulasi yang ada.

"Tentu kalau mengatur regulasi yang sesuai buku panduan yang dikeluarkan. Karena itu sudah aturan, dan aturan mengacu pada pertandingan yang juga nanti mengacu pada Kejurnas dan PON. Menunggu keputusan Dewan Hakim," kata Ramel. (Abdul Hafiz)

Editor: Siemen Martin
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved