Berita Viral

Kepalanya Dihargai Rp 14 Miliar, Joanna Palani Sniper Cantik yang Mampu Bunuh 100 Orang ISIS

Kisah luar biasa seorang sniper cantik, Joanna Palani, seakan menjadi legenda bagi perlawanan kelompok ISIS.Hingga Pemimpin ISIS, Abu Bakr al-Baghd

Editor: Moch Krisna
featureshoot/Asger Ladefoged/facebook
Sniper Joanna Palani. KISAH Joanna Palani, Sniper Cantik asal Denmark: Bunuh 100 Orang ISIS, Kepalanya Seharga Rp 14 Miliar. 

TRIBUNSUMSEL.COM -- Kisah luar biasa seorang sniper cantik, Joanna Palani, seakan menjadi legenda bagi perlawanan kelompok ISIS.

Hingga Pemimpin ISIS, Abu Bakr al-Baghdadi, terbunuh oleh bom bunuh diri, Joanna Palani masih hidup padahal kepalanya dihargai oleh Al Baghdadi senilai 1 juta dolar AS atau setara Rp 14 miliar (kurs Rp 14.000/dolar AS).

Ribuan tentara ISIS tak mampu membunuh Joanna Palani meski sayembara itu sudah berjalan sejak 2016.

Dilansir dari Intisari.grid.id, Selasa (12/11/2019), Joanna Palani adalah seorang sniper atau penembak jitu dari Denmark.

Dia bergabung dengan Unit Perlindungan Wanita Kurdi (YJP) dalam upaya melawan organisasi ISIS.

Joanna Palani adalah perempuan berkewarganegaraan Denmark yang dikenal kisahnya terlibat dalam peperangan melawan ISIS di Suriah.

Memiliki paras cantik bak seorang model, rupanya Joanna Palani memiliki kemampuan seorang sniper luar biasa.

joanna001
Joanna Palani saat beraksi di satu kawasan di Suriah. (featureshoot/Asger Ladefoged)

Bahkan keberanian dan kemampuannya, membuat Joanna Palani menjadi sniper yang paling dicari oleh orang ISIS.

Dari laman Dailymail, perempuan yang dijuluki Lady Death ini mengakui bahwa ia telah membunuh 100 orang anggota ISIS.

Akibatnya, Palani diburu oleh ISIS.

Dikutip Kompas.com, Joanna Palani lahir di sebuah kamp pengungsian di Gurun Ramadi Irak, selama Perang Teluk 1993.

Kemudian dia bermigran ke Denmark saat usianya masih 3 tahun.

Gadis blasetran Iran-Kurdi ini harus meninggalkan Iran Kurdistan karena alasan politik dan kebudayaan kala itu.

Mewarisi darah pejuang dari kakek dan ayahnya membuat Palani terdorong untuk memulai revolusi melalui aksi militan.

Pada 2014, perempuan cantik ini keluar dari bangku kuliahnya.

Halaman
1234
Sumber: TribunNewsmaker
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved