Ledakan di Polrestabes Medan
Dikira Petir, Pelaku Bom Bunuh Diri di Polrestabes Medan Ada Dua Orang, Satu Pelaku Dikabarkan Kabur
Ledakan bom bunuh diri di Polrestabes Medan sempat dikira warga sebagai suara petir.Adapun ledakan terjadi pada pukul 08.45 Pagi disaat aktivitas di
TRIBUNSUMSEL.COM -- Ledakan bom bunuh diri di Polrestabes Medan sempat dikira warga sebagai suara petir.
Adapun ledakan terjadi pada pukul 08.45 Pagi disaat aktivitas di Polrestabes Medan tengah ramai-ramainya.
Pelaku bom bunuh diri diduga ada dua orang yang satunya dikabarkan kabur.
Berdasarkan informasi yang dihimpun, Kronologi Pelaku yang berawal masuk ke Mako Polrestabes Medan.
Disebutkan bahwa ada orang yang masuk ke Mako Polrestabes Medan menggunakan atribut ojek online (Ojol).
Terduga pelaku masuk melalui pintu depan menuju Bag Ops.
Tak lama berselang setelah masuk terdengar suara ledakan disekitar Kantin Polrestabes Medan.
Dalam foto yang beredar tampak pelaku sudah meninggal dan dalam bentuk badan yang sudah hancur di bagian perut.

Pelaku tampak berada di dekat sebuah mobil berwarna hitam dengan posisi tergeletak di posisi ban depan kiri mobil.
Disinyalir posisi bom diletakkan pelaku di area badan untuk aksi bom bunuh diri tersebut.
Dimana diduga bom meledak duluan sebelum pelaku meledakan diri.
Sementara itu Jon, seorang mahasiswa Universitas Nomensen yang berada sekitar 100 meter dari lokasi menyampaikan kepada Tribun Medan bahwa suara ledakan sampai ke kampusnya.
"Suaranya seperti petir, keras kali sampai suaranya ke kampus kami.
Awalnya kami kira petir, tapi kok gak mendung. Rupanya bom yang meledak," ujar Jon.
Jenazah Tak Utuh