Pengantin Baru Kini Dapat Buku Nikah dan Kartu Nikah, Apa Gunanya?

Sebagai bentuk peningkatan pelayanan bagi masyarakat maka Kementrian Agama menerbitkan Kartu nikah bagi Calon Pengantin (Catin).

Pengantin Baru Kini Dapat Buku Nikah dan Kartu Nikah, Apa Gunanya?
ISTIMEWA
(Kiri) Kasubbag Informasi dan Humas Kanwil Kemenag Sumsel Saefudin menunjukan kartu nikah. 

Laporan Wartawan Tribunsumsel.com, Linda Trisnawati

TRIBUNSUMSEL.COM, PALEMBANG - Sebagai bentuk peningkatan pelayanan bagi masyarakat maka Kementrian Agama menerbitkan Kartu nikah bagi Calon Pengantin (Catin).

Kartu nikah sudah bisa dimiliki bagi pengantin baru.

"Kartu nikah ini diberikan bersamaan dengan buku nikah. Untuk mendapatkanya syaratnya sama seperti mendaftar nikah di KUA, karena kartu nikah ini di KUA. Yang paling penting ada NIK KTP," kata Kasubbag Informasi dan Humas Kanwil Kemenag Sumsel Saefudin, Jumat (8/11/2019)

Sedangkan untuk pasangan yang menikah sudah lama belum bisa memiliki kartu nikah. Karena selama ini pendataannya masih manual, sedangkan yang baru ini sudah online. Namun kedepan mungkin akan dimasukam data-datanya, agar juga bisa memiliki kartu nikah.

Saefudin menjelaskan, akta nikah berbentuk buku tetap masih berlaku untuk disimpan di rumah, tetapi ada tambahan kartu dalam bentuk id card yang bisa dibawa kemana-mana, seperti Kartu Tanda Penduduk (KTP).

"Dengan adanya kartu nikah ini dapat mempermudah pencatatan, registrasi dan memantau pernikahan setiap warga negara di mana, kapan dan seterusnya. Kemenag sangat serius membenahi peristiwa pernikahan di tengah masyarakat," katanya.

Sebagai informasi pada kartu nikah juga dilengkapi foto sendiri dan pasangan yang disertai kode QR. Apabila discan akan memunculkan informasi lengkap tentang status pernikahan, nama lengkap sendiri dan pasangan serta tanggal pernikahan.

Beberapa kelebihan kartu nikah, yaitu bentuknya tipis seperti E-KTP maupun ATM, mudah dibawa kemana-mana sehingga tidak perlu membawa buku nikah dan cukup disimpan saja di rumah buku nikahnya.

Disamping itu, kartu nikah juga tidak mudah rusak. Dan kelebihan lainnya adalah memudahkan masyarakat apabila diperlukan data-data kependudukan, dan status perkawinannya maka kartu nikah ini sinkron dengan data kependudukan.

Halaman
12
Penulis: Linda Trisnawati
Editor: Prawira Maulana
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved