Penyebab dan Akibat Perut Kembung, Belum Tentu Masuk Angin

TRIBUNSUMSEL.COM, PALEMBANG-Perut kembung (begah) sering dihubungkan kebanyakan orang sebagai pertanda masuk angin

Penyebab dan Akibat Perut Kembung, Belum Tentu Masuk Angin
Tribun Sumsel/ Shinta Dwi Anggraini
Dokter Spesialis Penyakit Dalam dr Harun Hudari 

TRIBUNSUMSEL.COM, PALEMBANG-Perut kembung (begah) sering dihubungkan kebanyakan orang sebagai pertanda masuk angin.

Padahal belum tentu, ada berbagai penyebab dari perut kembung.

Dokter Spesialis Penyakit Dalam dr Harun Hudari SpPD menjelaskan, perut kembung bisa saja terjadi dikarenakan akibat gas yang dihasilkan oleh asam lambung di tubuh.

"Sering kali gas berlebih dari asam lambung yang membuat perut jadi kembung (begah). Orang sering menganggap itu masuk angin, padahal belum tentu,"ujarnya, Kamis (7/11/2019).

Lebih lanjut dia menjelaskan, asam lambung adalah cairan yang berfungsi untuk membantu tugas lambung.

Dimana, salah satu fungsi lambung yakni seperti 'mesin giling' untuk mencerna setiap makanan yang dikonsumsi.

"Jadi, selain makanan yang kita konsumsi di giling oleh otot-otot lambung, juga ada cairan asam lambung agar makanan yang masuk ke tubuh kita menjadi lunak dan mudah hancur," jelasnya.

Kabut Asap Tebal Kembali Selimuti Palembang Sore Ini, BMKG Prediksi Berpotensi sampai Besok

Asam lambung berlebih yang kerap kali menjadi permasalahan bagi pelaku pola hidup tak sehat.

Seperti gemar mengkonsumsi makanan asam dan semakin diperparah dengan pola makan yang tidak teratur, bisa memicu asam lambung berlebih di dalam tubuh.

"Dengan pola makan seperti itu, maka timbul rasa perih. Itulah yang namanya luka lambung," ujarnya.

Hal itu bisa diperparah dengan terlalu banyak mengkonsumsi makanan pedas dan tidak memenuhi kebutuhan serat dari buah dan sayuran untuk kesehatan tubuh.

Dikatakan Harun, kelebihan asam lambung sebenarnya bisa untuk disembuhkan dengan menerapkan pola makan yang teratur dan sehat.

"Setiap orang dengan pola hidup tak sehat, sangat beresiko mengalami kelebihan cairan asam lambung. Maka perbaiki pola makan. Intinya pola hidup sehat penting untuk dilakukan," ujarnya.

Penulis: Shinta Dwi Anggraini
Editor: Wawan Perdana
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved