AJI Palembang: Jurnalis Harus Diupah Layak

AJI Palembang mendata masih banyak jurnalis di Sumsel yang belum mencapai standar upah paling minimum tersebut

AJI Palembang: Jurnalis Harus Diupah Layak
IST
Prawira Maulana Ketua AJI Palembang 2019-2022 

TRIBUNSUMSEL.COM - Pemerintah telah menetapkan Upah Minimum Provinsi (UMP) Sumatera Selatan (Sumsel) untuk tahun 2020, pada awal bulan ini.

Nilai UMP Sumsel yang hanya mengalami kenaikan 8,51% (atau naik menjadi Rp3,08juta/bulan) dinilai belum cukup memenuhi kebutuhan hidup layak bagi profesi jurnalis.

Alih-alih memenuhi standar UMP, AJI Palembang mendata masih banyak jurnalis di Sumsel yang belum mencapai standar upah paling minimum tersebut.

Standar upah paling minimum itu dipergunakan pemerintah guna mengukur kebutuhan dasar pekerja, yang harus dipenuhi oleh perusahaan (pemberi kerja).

AJI Indonesia menetapkan kebutuhan dasar jurnalis meliputi 40 komponen yang diantaranya dibagi atas lima katagori yang ditambah dengan alokasi lainnya yakni komponen bagi tabungan.

Kelima katagori kebutuhan dasar tersebut diantaranya makanan, tempat tinggal, sandang, kebutuhan penunjang dan kebutuhan lain dalam profesi, seperti paket internet, transportasi dan komunikasi.

Selain kebutuhan dasar, juga ada kebutuhan penunjang kerja jurnalis, seperti kebutuhan dalam peningkatan wawasan berupa bahan bacaan baik berbentuk fisik atau daring (online).

Profesi jurnalis yang penuh resiko juga perlu mendapatkan perlindungan keselamatan kerja.

Seperti pada musim kemarau saat meliput kebakaran hutan dan lahan (karhutla)

jurnalis hendaknya mendapatkan perlindungan bagi pernapasan, seperti masker dan perlindungan terhadap alat kerjanya (kamera, video dan lainnya) begitu pula pada musim hujan.

Halaman
123
Editor: Siemen Martin
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved