Prakiraan BMKG: Hujan di Sumsel Akan Terjadi Hingga 30 Oktober 2019
Prakiraan cuaca yang dirilis Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) di wilayah Sumatera Selatan, akan berpotensi hujan
Penulis: Irkandi Gandi Pratama | Editor: Prawira Maulana
TRIBUNSUMSEL.COM, PALEMBANG - Prakiraan cuaca yang dirilis Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) di wilayah Sumatera Selatan, akan berpotensi hujan hingga 30 Oktober 2019 mendatang.
Secara Regional adanya Pusat Tekanan rendah di Samudera Hindia mengakibatkan adanya penarikan massa udara ke wilayah tersebut.
Sedangkan adanya Borneo Vorteks (Sirkulasi Kalimantan) menyebabkan masuknya massa udara dari Laut Cina Selatan dan Laut Jawa ke wilayah Sumsel akan menyebabkan potensi hujan pada 28-30 Oktober 2019 di wilayah Sumsel dengan kriteria hujan sedang-lebat di wilayah Sumsel di wilayah Kabupaten Musi Rawas, Muratara, Kota Lubuk Linggau, Empat Lawang, Kota Pagar Alam, Musibanyuasin, Lahat, PALI, OKU, OKU Selatan, Muara Enim, Kota Prabumulih, Banyuasin dan Kota Palembang serta hujan ringan di wilayah OKI, OI dan OKU Timur.
Selain itu, secara lokal kondisi hujan akibat faktor lokal (awan konvektif dan orografis) akan tetap berpotensi di wilayah bagian barat Sumsel dikarenakan kelembapan udara lapisan atas cukup memadai untuk pertumbuhan awan dan berdataran tinggi, pada biasanya hujan yang terjadi berlangsung sebentar, sporadis (berbeda tiap tempat) dan berpotensi petir disertai angin kencang.
Sementara itu, hujan sistem Konvektif berskala Meso (Mesoscale Convective System/MCS) dengan indikasi Awan Hujan (Cumulonimbus) yang memanjang lebih kurang 200 kilometer dan berlangsung cukup lama serta biasa terjadi pada malam hingga pagi hari, diyakini dapat memadamkan titik-titik panas karhutbunla yang terpapar di wilayah Sumsel saat ini.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/sumsel/foto/bank/originals/hujan-deras-palembang-kalidoni.jpg)