Cegah Kecelakaan di Perlintasan Kereta Api, Balai Teknik Perkeretaapian dan Dishub Gelar Sosialisasi

Balai Teknik Perkeretaapian Sumbagsel bekerja sama dengan Dinas Perhubungan Kabupaten Muaraenim lakukan sosialisasi keselamatan di perlintasan sebidan

Cegah Kecelakaan di Perlintasan Kereta Api, Balai Teknik Perkeretaapian dan Dishub Gelar Sosialisasi
TRIBUNSUMSEL.COM/ Ika Anggraini
Suasana sosialisasi keselamatan di perlintasan sebidang tidak berpalang pintu. 

Laporan Wartawan Tribunsumsel.com, Ika Anggraeni

TRIBUNSUMSEL.COM, MUARAENIM- Balai Teknik Perkeretaapian Sumbagsel bekerja sama dengan Dinas Perhubungan Kabupaten Muaraenim lakukan sosialisasi keselamatan di perlintasan sebidang tidak berpalang pintu.

Berdasarkan pantauan Tribunsumsel.com dilapangan, Rabu, (23/10/2019) bahwa kegiatan tersebut dilaksanakan di lima titik perlintasan di kabupaten Muaraenim diantaranya di perlintasan belakang kantor Kesbangpol Muaraenim, Perlintasan Pelitasari, Perlintasan Rumah Tumbuh, Perlintasan Pelawaran, dan Gunung Megang.

Seperti yang dikatakan oleh Kepala Balai Teknik Perkeretaapian Wilayah Sumatera Bagian Selatan (Sumbagsel), Made Suartika mengatakan bahwa kegiatan ini merupakan rangkaian dari pencanangan gerakan keselamatan diperlintasan kereta api.

" Untuk memberikan pemahaman dan selalu mengingatkan masyarakat bahwa perlintasan adalah jalan yang harus diwaspadai karena ada kereta api yang melintas, sehingga harus diwaspadai saat akan melintas bisa melihat kanan dan kiri serta harus mengikuti petunjuk yang ada, " katanya.

Dikatakan olehnya terlebih lagi angka kecelakaan diperlintasan sebidang saat ini cukup tinggi.

" Dimana tercatat sejak tahun 2014-2018 ada 1. 350 kejadian laka Dan untuk tahun 2019 ini hingga saat ini tercatat ada sekitar 260 kejadian kecelakaan sumsel,termasuk baru-baru ini yang terjadi di Muaraenim," katanya.

Untuk itu lanjutnya untuk menekan angka kecelakaan diperlintasan sebidang, pihaknya melakukan sosialisasi kepada masyarakat secara langsung turun kelapangan.

" Tadi kita bagikan stiker, selain itu ada juga kita berikan bantuan kepada petugas penjaga perlintasan sebidang tak berpalang pintu, selain itu, kedepan kita akan melakukan pembenahan fisik dan tahun 2020 direncanakan kita akan membangun flay over diempat titik yakni di Muaraenim dua titik di desa Penanggiran dan Gelumbang, dua titiknya lagi di lampung, itu akan bekerjasama dengan PU Binamarga," katanya.

Dilain pihak, Kepala Dinas Perhubungan Muaraenim, Riswandar SH menyambut baik adanya kegiatan tersebut.

" Ini sudah lama kita nantikan, mengingat cukup banyak kecelakaan yang terjadi di perlintasan kereta api yang tidak memiliki palang pintu perlintasan, dan di kota Muaraenim sendiri ada tiga titik lagi yang belum dipasang pintu perlintasan, kami harap itu juga dapat segera dipasang, dan untuk dua yang baru dipasang yakni yang didepan SMA N 1 Muaraenim dan Rukun Damai sampai kini belum bisa dioperasikan dan kami harap dapat segera dioperasionalkan demi keamanan dan kenyaman masyarakat," katanya.

Tak hanya itu saja lanjutnya pihaknya berharap tak hanya pintu perlintasan saja yang dibangunan namun juga dapat dibangun flay over disetiap pintu perlintasan.

" Terlebih lagi saat ini setiap 30 menit Kereta babaranjang akan melintas bahkan kedepan PTBA ada rencana untuk meningkatkan pengangkutan batubara menjadi 60 juta ton, dan solusi yang paling pasnya adalah pembangunan Play Over," pungkasnya.

Penulis: Ika Anggraeni
Editor: M. Syah Beni
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved