KH Maruf Amin Ke Jepang, Jokowi Sebut Gerindra Gabung Kabinet Kerja Jilid 2, Ini Daftar Menterinya

Wakil Presiden Ma'ruf Amin akan terbang ke Jepang pada Senin (21/10/2019). Ma'ruf melawat ke Jepang menghadiri penobatan Kaisar Naruhito.

Tayang:
Editor: Moch Krisna
Instagram/Pelantikan Presiden
Dukungan Selebriti Terhadap Pelantikan Presiden dan Wakil Presiden Joko Widodo dan Ma'ruf Amin 

TRIBUNSUMSEL.COM -- Wakil Presiden Ma'ruf Amin akan terbang ke Jepang pada Senin (21/10/2019). Ma'ruf melawat ke Jepang menghadiri penobatan Kaisar Naruhito.

"Besok saya harus mewakili Pak Jokowi ke Jepang untuk mengikuti penobatan Kaisar Jepang yang baru," ujar Ma'ruf di Istana Wakil Presiden, Jakarta, Minggu (20/10/2019).

Sebelum melawat ke Jepang, Ma'ruf sempat menerima kunjungan tiga tamu negara di Istana Wakil Presiden pada Minggu malam usai dilantik.

Ia menerima kunjungan Wakil Presiden China Wang Qhisan, Wakil Presiden Vietnam Dang Thi Ngoc Thinh, dan Wakil Presiden Myanmar Henry Van Thio.

Ma'ruf menerima ketiganya di Istana Wakil Presiden, Jakarta, Minggu (20/10/2019).

Susunan Acara Pelantikan Presiden dan Wakil Presiden RI 2019 - 2024
Susunan Acara Pelantikan Presiden dan Wakil Presiden RI 2019 - 2024 (https://www.setneg.go.id)

"Mereka ingin berkenalan sekaligus mereka menyampaikan salam dari pemerintahnya.

Dan yang penting meningkatkan kerja sama persahabatan di bidang pendidikan, sumber daya manusia, dan investasi," ujar Ma'ruf usai menerima kunjungan ketiga tamu negara tersebut.

Ma'ruf menilai kunjungan ketiganya sangat penting untuk mensukseskan visi dan misi Presiden Joko Widodo dalam meningkatkan kualitas sumber daya manusia di Indonesia.

Ma'ruf mengatakan, untuk meningkatkan kualitas SDM, Indonesia akan bekerja sama dengan negara-negara ASEAN lewat program-program yang sudah ada.

Sementara itu untuk meningkatkan kualitas SDM bersama China, Indonesia akan melanjutkan kerja sama di bidang pendidikan formal maupun vokasi.

"Kunjungan mereka sangat penting, guna mempererat kerja sama dengan negara-negara Asia.

Kalau dengan Tiongkok tinggal kita memperbesar dan memperkuat kerja sama, khususnya bidang pendidikan formal maupun pendidikan vokasi," ujar dia.

"Memang Pak Jokowi menyampaikan dalam pidato pelantikan yaitu akan memperbesar investasi, memprioritaskan sumber daya manusia, meneruskan pembangunan infrastruktur," lanjut dia.

Jokowi Iyakan Gerindra Masuk Kabinet

Presiden Joko Widodo bertemu dengan kelompok relawan pendukungnya, Minggu (20/10/2019) malam.

Ketua Umum Kelompok Relawan  Jokowi Mania, Imannuel Ebenezer menyebut, dalam pertemuan itu Jokowi sudah mengungkapkan bahwa ada perwakilan dari Partai  Gerindra yang masuk kabinet Jokowi jilid 2 atau Kabinet Kerja II. 

"Di-iya-kan oleh presiden, presiden menegaskan bahwa Gerindra masuk," kata Imannuel usai pertemuan, Minggu malam.

 Menurut Immanuel, Jokowi juga mengungkapkan bahwa selain Gerindra, tak ada partai oposisi lain yang masuk kabinet.

Sebab, Jokowi ingin tetap ada oposisi di parlemen.

"Yang jelas partai selain Gerindra tidak ada. Tapi, ya hampir semua partai ini mau masuk, mereka pengennya masuk.

Tapi presiden punya pertimbangan, enggak bisa," kata Immanuel.

"Tadi presiden menegaskan kalau semua masuk dalam pemerintahan itu tidak baik dalam demokrasi, itu tidak baik dalam demokrasi.

Presiden menegaskan itu," sambungnya.

Update Data Situng KPU Pagi Ini (5/5/2019), Jokowi-Maruf 56,11% Prabowo-Sandi 43,89%
Update Data Situng KPU Pagi Ini (5/5/2019), Jokowi-Maruf 56,11% Prabowo-Sandi 43,89% (Instagram @jokowi / @prabowo)

Imannuel pun mengaku agak kecewa dengan langkah Jokowi yang mengajak Gerindra masuk.

Sebab, Gerindra dan ketua umumnya Prabowo Subianto adalah rival Jokowi sejak 2014 hingga 2019.

"Kita sebetulnya sedikit kecewa ya, karena apalagi kaya saya, yang langsung head to head dengan kelompok mereka di bawah," kata Immanuel.

Namun, Immanuel mengaku seluruh relawan menghormati keputusan Presiden itu.

Berikut susunan kabinet Jokowi-Ma'ruf Amin yang beredar:

Kabinet Kerja II (2019-2024)

Presiden:

Joko Widodo

Wakil Presiden:

KH. Ma'ruf Amin

Menteri Koordinator:

Kabinet Kerja 2019-2024

1. Menteri Koordinator Bidang Polhukam: Moeldoko

2. Menteri Koordinator Bidang Perekonomian: Sri Mulyani

3. Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan: Pramono Anung

4. Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman: Luhut Binsar Pandjaitan

Menteri

1. Menteri Sekretaris Negara : Pratikno

2. Menteri Perencanaan Pembangunan Negara/Kepala Bappenas: Bambang Brodjonegoro

3. Menteri Dalam Negeri: Budi Gunawan

4. Menteri Luar Negeri dan Perdagangan: Retno Lestari Priansari Marsudi

Wakil Menlu : Abdurrachman Mohammad Fahir

5. Menteri Pertahanan: Fadli Zon

Wakil Menhan: Agus Harimurti Yudhoyono

6. Menteri Hukum dan HAM: Hamdan Zoelva

7. Menteri Komunikasi dan Informatika: Johan Budi

Wakil Menteri Komunikasi : Nezar Patria

8. Menteri PAN dan Reformasi Birokrasi: Yanuar Nugroho

9. Menteri Keuangan: Chatib Basri

10. Menteri BUMN: Ignatius Jonan

11. Menteri ESDM : Archandra Taher

12. Menteri Perindustrian: Airlangga Hartarto

13. Menteri PU dan Perumahan Rakyat: Basuki Hadi Muljono

14. Menteri Perhubungan : Budi Karya Sumadi

15. Menteri Ketenagakerjaan: Hanif Dhakiri

16. Menteri Lingkungan Hidup dan Kehutaman: Siti Nurbaya

17. Menteri Agraria dan Tata Ruang/Kepala BPN: Ahmad Basarah

18. Menteri Agama: Yahya Tsaquf

19. Menteri Kesehatan: Diah Saminarsih

20. Menteri Sosial: Agus Gumiwang Kartasasmita

21. Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak: Yeni Wahid

22. Menteri Pendidikan Nasional: Syafiq A. Mughni

23. Menteri Pendidikan Tinggi: Rudiantara

24. Menteri Pemuda dan Olahraga: Saifullah Yusuf

25. Menteri Desa dan Pembangunan Daerah Tertinggal dan Transmigrasi: Djarot Saiful Hidayat

27. Menteri Pertanian : Edi Wibowo

28. Menteri Kelautan dan Perikanan: Susi Pudjiastuti

29. Menteri Koperasi : Nadiem Makarim

30. Menteri Pariwisata: Abdullah Azwar Anas

31. Menteri Kebudayaan Nasional: Hilman Farid

Pejabat Setingkat Menteri

1. Jaksa Agung: Mahfud MD

2. Panglima Tentara Nasional Indonesia: Hadi Tjahjanto

3. Kepala Kepolisian Negara Republik Indonesia: Tito Karnavian

Kepala Lembaga Pemerintah Non Kementerian

1. Kepala Badan Koordinasi Penanaman Modal: Erick Tohir

2. Kepala Badan Ekonomi Kreatif: Triawan Munaf

Kepala Lembaga Nonstruktural

Kepala Staf Kepresidenan: Marsekal (Purn) Marsetyo

Badan Baru

1. Kepala Pusat Legislasi Nasional: Alex Lay

2. Kepala Lembaga Ekonomi & Keuangan Syariah: Erani Yustika

3. Kepala Badan Manajemen Talenta Nasional: Rieke Dyah Pitaloka

Sumber: Kompas
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved