Berita Palembang

Bocah 8 Tahun di Palembang Disiram Air Panas Oleh Temannya, Orangtua Korban Laporkan ke Polisi

RA (8 tahun), disiram air panas oleh tetangganya AL (10 tahun), warga Kelurahan Silaberanti, Kecamatan SU I Palembang.

Bocah 8 Tahun di Palembang Disiram Air Panas Oleh Temannya, Orangtua Korban Laporkan ke Polisi
Sripo/ Andyka Wijaya
RA (8 tahun), korban disiram air panas oleh tetangganya bersama orangtuanya melapor ke Polresta Palembang, Minggu (20/10/2019). 

TRIBUNSUMSEL.COM. PALEMBANG-RA (8 tahun), disiram air panas oleh tetangganya AL (10 tahun), warga Kelurahan Silaberanti, Kecamatan SU I Palembang.

RA disiram air panas saat sedang nongkrong bersama temannya di depan rumah AL.

Tak terima anaknya disiram dengan air panas, Nopan (42 tahun) melaporkan kejadian ini ke Sentra Pelayanan Kepolisian Terpadu (SPKT) Polresta Palembang, Minggu (20/10/2019).

Kepada petugas, Nopan menuturkan, penyiraman itu terjadi Sabtu (19/10/2019), sekitar pukul 19.30.

Anaknya saat itu bersama temannya nongkrong di depan rumah AL.

Beberapa menit kemudian AL datang, langsung menyiram tubuh belakang RA dengan air panas.

Kronologi Kebakaran Tewaskan Saharia di Lahat, Bermula Percikan Api saat Isi Pertalite

"Saya kurang tahu pasti pak kenapa dia ini menyiram anak saya dengan air panas, namun waktu itu anak saya langsung ke tempat bibinya Lina (50) yang dekat dengan Tempat Kejadian Perkara (TKP) untuk meminta pertolongan,"kata Nopan.

Selain meminta pertolongan, lanjut Nopan, RA juga menceritakan peristiwa yang dialaminya.

Kemudian Lina memberitahukan kejadian tersebut kepada Nopan.
"Mendengar cerita dari Lina, saya langsung naik darah saya langsung ke rumah terlapor tapi dia tidak ada," katanya.

Lantas Nopan mendatangi SPKT Polresta Palembang untuk membuat laporan polisi.

Sayembara Tangkap Penodong dan Maling di Desa Sungai Jernih Muratara Berhadiah Jutaan

"Saya ingin dia bertanggung jawab atas ulah terhadap a anak saya yang mengalami luka bakar akibat disiram air panas oleh dia," ungkapnya.

Sementara, Kasat Reskrim Polresta Palembang Kompol Yon Edi Winara melalui Kepala SPKT Polresta Palembang AKP Heri membenarkan adanya laporan terkait perlindungan anak yang dialami korban hingga orangtua korban melaporkan kejadian tersebut.

"Laporan sudah kita terima dan akan ditindaklanjuti oleh unit Perlindungan Perempuan dan Anak (PPA) Polresta Palembang," tutupnya. (Sp/ Anydka Wijaya)

Editor: Wawan Perdana
Sumber: Sriwijaya Post
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved