Guru Tewas Dijambret

Ely Guru SMPN 2 Lubuklinggau Tewas Dijambret, Ini Penjelasan Kapolres

TRIBUNSUMSEL.COM, LUBUKLINGGAU-Kesedihan sangat terasa di rumah duka Ely Heriana, korban tewas diduga oleh jambret di Lubuklinggau

Tayang:
Penulis: Eko Hepronis | Editor: Wawan Perdana
EKO HEPRONIS/TRIBUNSUMCEL.COM
Kapolres Lubuklinggau AKBP Dwi Hartono 

TRIBUNSUMSEL.COM, LUBUKLINGGAU-Kesedihan sangat terasa di rumah duka Ely Heriana, korban tewas diduga oleh jambret di Lubuklinggau.

Ely Heriana (51 tahun), guru SMP Negeri 2 Lubuklinggau menjadi korban jambret di Jalan Lapter Kelurahan Air Kuti, Kecamatan Lubuklinggau Timur I tepatnya depan kantor eks BNN Musi Rawas, Kamis (3/10/2019).

Rumah duka di RT 5 Perumnas Lestari, Kelurahan Taba Lestari, Kecamatan Lubuklinggau Timur 1, ramai didatangi tetangga, teman, dan keluarga.

Kapolres Lubuklinggau AKBP Dwi Hartono saat dikonfirmasi, membenarkan dugaan sementara korban meninggal karena akibat curas atau jambret.

"Sementara ia, untuk kepastiannya kita belum tahu. Karena anggota masih melakukan penyelidikan," kata Dwi pada Tribunsumsel.com.

Ditanya Tentang Perppu KPK, Presiden Jokowi Malah Minta Ditanya Tentang Batik Saja oleh Wartawan

Dalam laporan ia terima korban menggunakan sepeda motor vario menuju arah Bandara.

Saat itu keterangan saksi saksi di tempat kejadian hanya mendengar sepeda motor korban terbalik.

"Mereka melihat korban sudah tergeletak di jalan dan kepalanya luka dan berdarah kemudian ditolong warga membawanya ke rumah sakit," paparnya.

Irvan (34 tahun), guru olahraga SMP Negeri 2 Lubuklinggau membenarkan, informasi yang mereka terima Ely tewas karena di jambret.

"Kami dapat informasi kena jamret, tapi dapat cerita tidak ada barangnya yang hilang, mungkin karena dia melawan," kata Irvan pada Tribunsumsel. Com.

Kapolda Sumsel/Ahsan Tantang Herman Deru/Hendra Setiawan di Pertandingan Bulutangkis Eksekutif

Irvan menuturkan sempat kaget dan tidak percaya kalau Ely meninggal.

Sebab mereka terakhir bertemu waktu acara sosialisasi BNN di Sekolah SMPN 2.

Ketika itu mereka menampilkan konten tik-tok yang mereka buat.

"Dia guru BK humas, sempat ketemu ngajar tadi kebetulan ada UTS, Sehari -sehari gurunya baik asyik orangnya tidak neko-neko," paparnya.

Kronologi

Kejadian ini sempat membuat warga heboh.

Sebab warga menemukan Ely Heriana sudah dalam keadaan sudah tidak beryawa dengan kondisi kepala pecah dan berlumuran darah.

Berdasarkan informasi dihimpun dirumah duka, kejadian bermula saat Ely sepulang dari mengantar anaknya ikut les dengan mengendarai motor honda matic.

Saat itu, Ely menyelempangkan tas warna hitam.

Setiba dilokasi diduga ia dijambret oleh dua orang berboncengan dengan mengendarai motor vixion warna merah.

Suara teriakan minta tolong dari seorang wanita mengagetkan Daus, warga Jalan Lapter, Kelurahan Air Kuti, Kecamatan Lubuklinggau Timur I, Kamis (3/10/2019).

"Kami lihat sudah ada ibu-ibu yang tergeletak dengan posisi miring di seberang jalan," kata Daus pada Tribunsumsel.com.

Absen di Dua Laga Terakhir, Yerciho Christiantoko Siap Perkuat Sriwijaya FC Hadali Blitar dan Babel

Ely, warga RT 5 Perumnas Lestari, Kelurahan Taba Lestari, Kecamatan Lubuklinggau Timur 1, diduga menjadi korban keganasan jambret.

Ely tewas mengenaskan dengan luka di kepala.

Aksi penjambretan itu terjadi pada Kamis (3/10/2019) petang sekitar pukul 17. 30 WIB.

Penjambretan terjadi di Jalan Lapter, Kelurahan Air Kuti, Kecamatan Lubuklinggau Timur I tepatnya depan kantor eks BNN Musi Rawas.

Daus, saksi mata menuturkan saat itu ia tengah duduk-duduk di depan rumahnya.

Ia tiba-tiba dikagetkan oleh teriakan seorang wanita minta tolong.

"Sebelum jatuh ibu itu berteriak, setelah itu ada motor vixion merah bonceng dua ngebut melarikan diri," ujar Daus.

Nerius Alom Tinggalkan Sriwijaya FC di Sisa 2 Laga Putaran Kedua Kompetisi

Melihat ibu itu, tergeletak warga dan pedagang buah setempat langsung berupaya menolong dan melarikannya ke rumah Sakit Siti Aisyah Lubuklinggau.

"Kami lihat ibu sudah tidak bergerak lagi, keluar darah dari mulut dan hidung, bahkan, helmnya terlepas, sampai rumah sakit sudah meninggal," paparnya.

Tribunsumsel.com akan terus melaporkan perkembangan kasus ini.

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved