Provinsi Sumsel Akan Bantu 2 Juta Stek Kopi di Pagaralam

dewan provinsi siap bersinergi dengan pemerintah Kota Pagaralam dalam merealisasikan program-program mereka

Provinsi Sumsel Akan Bantu 2 Juta Stek Kopi di Pagaralam
SRIPOKU.COM/WAWAN SEPTIAWAN
Anggota DPRD Provinsi H Alfrenzi Panggarbesi berdiskusi dengan awak media usai menghadiri pelantikan unsur pimpinan DPRD Kota Pagaralam, Senin (30/9/2019). 

Provinsi Sumsel Akan Bantu 2 Juta Stek Kopi di Pagaralam

TRIBUNSUMSEL.COM, PAGARALAM - Program 1 juta stek kopi milik Pemerintah Kota (Pemkot) Pagaralam mendapat perhatian khusus Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Provinsi Sumsel. Bahkan dewan provinsi dapil 7 akan membantu mendukung program tersebut.

Angota DPRD Provinsi Sumatera Selatan dari Partai Hati Nurani Rakyat (Hanura) H Alfrenzi Panggarbesi mengungkapkan, akan memperjuangkan terealisasinya program pemerintah Kota Pagaralam di bawah kepemimpinan Alpian Maskoni dan Muhammad Fadli.

Ia mengatakan, terutama program-program unggulan yang memang bersentuhan atau menyangkut kebutuhan masyarakat seperti program stek kopi yang selalu digaungkan walikota Pagaralam.

"Ini bukan lagi soal program tersebut merupakan janji politik atau bukan. Namun sudah menjadi kebutuhan masyarakat Pagaralam," katanya, Senin (30/9/2019).

Menurut Alfrenzi, ini merupakan tanggung jawabnya bersama anggota lainya selaku anggota legislatif yang berangkat dari Dapil VII (Lahat, Empatlawang dan Pagaralam).

"Salah satunya kita akan membantu bagaimana caranya agar dana-dana dari provinsi nanti bisa sampai atau masuk ke Kota Pagaralam dan kabupaten lainnya," katanya.

Pasalnya beberapa program pemerintah memiliki keterbatasan jika hanya bergantung dangan APBD maka program unggulam menjadi menggantung atau delay realisasinya.

"Hal itu dipicu dengan adanya regulasi-regulasi yang bisa jadi terkendala soal badan hukum dam semacamnya jadi sedikit telat," jelasnya.

Untuk itu dewan provinsi siap bersinergi dengan pemerintah Kota Pagaralam dalam merealisasikan program-program mereka, khususnya program stek kopi.

Namun khusus untuk stek kopi ini harus diimbangi dengan SDM handal dengan intens melakukan pelatihan atau sosialisasi kepada petani. (one)

Editor: Eko Adia Saputra
Sumber: Sriwijaya Post
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved