Cerita Khas Palembang

Mengenal Sosok RA Anita Noeringhati, Singa Betina dari Panggung Legislatif

HASIL pemilihan legislatif 2019 di Sumsel menghasilkan Partai Golkar Sumsel sebagai pemenang dengan raihan 13 kursi

Tayang:
Penulis: Weni Ramdiastuti | Editor: Wawan Perdana
Tribun Sumsel/ Arief Basuki Rohekan
RA Anita Noeringhati ditunjuk sebagai Ketua DPRD Sumsel periode 2019-2024 

Sewadah teko berisi teh bunga telang yang mengandung anti oksidan tinggi disajikan untuk tamu Sriwijaya Post dan Tribun Sumsel siang itu.

Anita tampak fresh meskipun baru tidur jam 5 pagi setelah sidang Banggar di DPRD Sumsel.

Q : Apa yang membedakan perjuangan jadi anggota dewan kali ini dengan sebelumnya? Nggak ada pensiunnya apa jadi anggota dewan sampai terpilih tiga kali ?

A : Pensiunnya itu sampai kita tidak dipilih lagi oleh konstituen. Persaingan pada Pemilu 2019 luar biasa. Calon- calonnya hebat.

Dan kita juga bersaing dengan yang punya kekuasaan. Periode ketiga saya maju ini, banyak permintaan dari masyarakat kalau jadi saya harus menepati janji selama ini.

Tetapi yang minta (materi), biasanya minta thok (saja). Saya sudahpenuhi tapi suara tidak signifikan. Beruntung saya punya konstituen yang loyal sehingga mantap memilih saya.

Q : Masyarakat makin pragmatis bagaimana Anda menyikapi persaingan Pileg ke depan (2024)?

A : Yang mengajari masyarakat jadi pragmatis sebenarnya politisi itu sendiri.

Makanya caleg ke depan jelas harus punya strategi yang beda. Harus bisa menarik simpati sehingga bisa dipilih dari hati. Ini tugas parpol dan caleg juga untuk bisa mengedukasi.

Q : Untuk pileg berapa dana yang dikeluarkan?

A : Yang jelas lebih banyak dari periode sebelumnya. (Anita menolak menyebutkan nominalnya).

Q : Apakah faktor good looking sebagai perempuan berpengaruh untuk keterpilihan? Mengingat di DPD RI dapil Sumsel semua perempuan dan DPRD Sumsel sekarang lebih banyak.

A: Saya selaku ketua kaukus perempuan Sumsel merangkul 11 partai politik di Sumsel. Saya bangga ada peningkatan jumlah perempuan yang akan duduk di DPRD Sumsel nanti.

Dulu memang lumayan tapi kebanyakan anggota DPRD dari kalangan perempuan berasal dari PAW (Pergantian Antar Waktu), tapi sekarang starting awal.
Ini akan jadi pembuktian kalau kita (perempuan) mampu. Saya belum bisa menilai perempuan yang terpilih karena penampilan atau karena kecerdasan.

Hanya dari beberapa contoh memang keterpilihan itu ada dipengaruhi dari kekuasan.

Halaman 2/4
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved