Seputar Islam

Lima Waktu yang Diharamkan atau Dilarang Sholat yang Harus Anda Ketahui

Namun tahukah anda bahwa ada 5 waktu juga yang dilarang untuk melakukan sholat daripadanya?

Lima Waktu yang Diharamkan atau Dilarang Sholat yang Harus Anda Ketahui
Tribunsumsel.com/
Lima Waktu yang Diharamkan atau Dilarang Sholat yang harus anda ketahui 

TRIBUNSUMSEL.COM - Selama ini kita mengetahui bahwa Sholat 5 waktu (Subuh, dzuhur, ashar, maghrib dan isya) adalah kewajiban bagi umat Islam.

Ada juga sholat-sholat lainnya yang sunah untuk dikerjakan.

Namun tahukah anda bahwa ada 5 waktu juga yang dilarang untuk melakukan sholat daripadanya?

Hal ini mengacu dari Hadist Imam Abu Dawud yang diriwayatkan dari sahabat 'Amr bin 'Abasah yang ada di dalam kitab Abu Syuja' yang berbunyi:

قُلْتُ: يَا رَسُولَ اللَّهِ، أَيُّ اللَّيْلِ أَسْمَعُ ؟ قَالَ: «جَوْفُ اللَّيْلِ الْآخِرُ، فَصَلِّ مَا شِئْتَ، فَإِنَّ الصَّلَاةَ مَشْهُودَةٌ مَكْتُوبَةٌ، حَتَّى تُصَلِّيَ الصُّبْحَ، ثُمَّ أَقْصِرْ حَتَّى تَطْلُعَ الشَّمْسُ، فَتَرْتَفِعَ قِيسَ رُمْحٍ، أَوْ رُمْحَيْنِ، فَإِنَّهَا تَطْلُعُ بَيْنَ قَرْنَيْ شَيْطَانٍ، وَيُصَلِّي لَهَا الْكُفَّارُ، ثُمَّ صَلِّ مَا شِئْتَ، فَإِنَّ الصَّلَاةَ مَشْهُودَةٌ مَكْتُوبَةٌ، حَتَّى يَعْدِلَ الرُّمْحُ ظِلَّهُ، ثُمَّ أَقْصِرْ، فَإِنَّ جَهَنَّمَ تُسْجَرُ، وَتُفْتَحُ أَبْوَابُهَا، فَإِذَا زَاغَتِ الشَّمْسُ، فَصَلِّ مَا شِئْتَ، فَإِنَّ الصَّلَاةَ مَشْهُودَةٌ، حَتَّى تُصَلِّيَ الْعَصْرَ، ثُمَّ أَقْصِرْ، حَتَّى تَغْرُبَ الشَّمْسُ، فَإِنَّهَا تَغْرُبُ بَيْنَ قَرْنَيْ شَيْطَانٍ، وَيُصَلِّي لَهَا الْكُفَّارُ

 “Saya bertanya, Wahai Rasulullah bagian malam yang manakah yang paling didengar (dikabulkan), beliau menjawab “pada malam pertengahan yang terakhir”, maka shalatlah kamu sebagaimana yang kamu suka, karena shalat itu disaksikan dan dicatat (para malaikat) sampai shalat subuh, kemudian berhentilah sampai matahari terbit dan kemudian sampai meninggi sekadar ujung tombak atau sekitar dua ujung tombak, karena matahari tersebut terbit di antara dua tanduk syaitan, dan pada saat itu orang-orang kafir tengah shalat/beribadah kepadanya, kemudian shalatlah kamu sebagaimana yang kamu suka, karena shalat tersebut disaksikan dan dicatat, sampai bayangan itu pada ujung tombak (tidak ada bayangan) karena berada di puncak tombak tersebut, kemudian berhentilah karena pada saat itu neraka Jahanam dinyalakan dan dibuka pintu-pintunya. Apabila matahari telah tergelincir, maka shalatlah sebagaimana yang kamu suka, karena shalat tersebut disaksikan sampai datang waktu shalat Ashar, kemudian berhentilah sampai matahari tenggelam, karena sesungguhnya matahari tersebut tenggelam di antara dua tanduk syaitan, dan pada saat itu orang-orang kāfir shalat (beribadah) kepada syaitan.”

Tata Cara Sholat Istisqa ntuk Meminta Hujan, Lengkap dengan Bacaan Doa Minta Hujan

Berikut 5 waktu yang dilarang untuk melaksanakan sholat dari hadist tersebut:

1. Shalat yang tidak memiliki sebab ketika dikerjakan setelah shalat subuh. Dan hukum makruh tersebut tetap ada hingga terbitnya matahari.

2. Melaksanakan shalat ketika terbitnya matahari hingga keluar secara sempurna dan naik kira-kira setinggi satu tombak sesuai dengan pandangan mata. Syaikh Bin Baz mengatakan kira-kira 15 menit dari waktu terbit.

3. Shalat saat istiwa’ (matahari di tengah langit). Mengerjakan shalat ketika matahari tepat di tengah-tengah langit hingga bergeser dari tengah-tengah langit. Dari semua itu dikecualikan hari Jumat, ketika shalat Jumat yang dilaksanakan tepat pada waktu istiwa’.

Halaman
12
Penulis: Anggraini Munanda Effani
Editor: M. Syah Beni
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved