Berita Lubuklinggau

Warga Palembang Ini Ditangkap karena Bakar Lahan Eks Terminal Simpang Periuk Lubuklinggau

Reskrim Polsek Lubuklinggau Selatan menindak tegas dua orang pelaku pembakar lahan kosong di dalam Eks Terminal Simpang Periuk

Warga Palembang Ini Ditangkap karena Bakar Lahan Eks Terminal Simpang Periuk Lubuklinggau
Tribun Sumsel/ Eko Hepronis
Reskrim Polsek Lubuklinggau Selatan menindak tegas dua orang pelaku pembakar lahan kosong di dalam Eks Terminal Simpang Periuk, Jumat (20/9/2019) 

TRIBUNSUMSEL.COM, LUBUKLINGGAU-Meningkatnya kebakaran lahan dan hutan (Karhutla) di Kota Lubuklinggau dua bulan terakhir membuat pihak kepolisian gerah.

Puncaknya unit Reskrim Polsek Lubuklinggau Selatan menindak tegas dua orang pelaku pembakar lahan kosong di dalam Eks Terminal Simpang Periuk.

Dua pelaku yang diamankan yakni Septianto (27 tahun) warga Jalan Tegal Binangun Lorong Talang Pete Plaju Palembang dan Zaenal (50 tahun) warga Kelurahan Simpang Periuk, Kecamatan Lubuklinggau Selatan 2.

Kapolsek Lubuklinggau Selatan Iptu Amirudin mengatakan, aksi pembakaran yang dilakukan kedua pelaku terjadi pada hari Jumat, (20/9/2019), sekitar pukul 09.00 WIB.

Asap Pekat dan Kualitas Udara Tidak Sehat, Ini Alasan Sekolah di Sumsel Belum Diliburkan

"Lahan yang terbakar lebih kurang 1/4 Hektar dan berhasil dipadamkan sekitar pukul 12.00 WIB," ungkap Kapolsek pada wartawan.

Berdasarkan pengakuan kedua pelaku, mereka beralasan pembersihan lokasi Eks terminal Simpang Periuk.

Karena keadaan rumput-rumput kering yang sudah terlebih dahulu dikumpulkan dan dibakar.

"Sehingga api cepat menyebar dan membakar seluruh lahan kosong didalam terminal dan api hampir mendekati rumah warga disekitar terminal," papar Amirudin.

Karhutla dan Kabut Asap di Sumsel, Masyarakat Peduli Api Siap Dilibatkan Dalam Penanggulangan  

Sementara Septianto mengaku melakukan pembakaran karena diperintahkan oleh Rusdi untuk pembersihan dan perbaikan gedung Eks Terminal Simpang Periuk.

"Mereka menerima perintah tersebut melalui HP Kepala tukang Ardianto, selanjutnya Septianto bersama Zainal melakukan pembakaran lahan tersebut di dua titik tengah dan pinggir dengan korek api," ujar Amirudin.

Setelah diamankam Septianto dan Zaenal bersama barang bukti berupa satu buah korek api gas merk Fort's diserahkan ke Posko penanganan Karhutla Reskrim Polres Lubuklinggau.

Amirudin menegaskan kedua dilakukan penindakan hukum terhadap kedua pelaku pembakaran hutan dan lahan sebagai bentuk efek jera kepada masyarakat, supaya tidak melakukan pembakaran dengan sengaja.

Penulis: Eko Hepronis
Editor: Wawan Perdana
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved