Asapi Lebah Tatang Bakar 17 Hektar Lahan

Tiga tersangka pembakar hutan dan lahan (Karhutla) di wilayah Kabupaten Banyuasin, diamankan polisi di lokasi berbeda, Selasa (17/9/2019).

TRIBUNSUMSEL.COM, BANYUASIN --- Tiga tersangka pembakar hutan dan lahan (Karhutla) di wilayah Kabupaten Banyuasin, diamankan polisi di lokasi berbeda, Selasa (17/9/2019).

Ketiganya yakni, Mansur alias Mandu (59) warga Desa Solok Batu Kecamatan Air Salek, Suganto (28) warga Desa Muara Sugih Kecamatan Tanjung Lago, dan Tatang (45) warga Dusun 1 Desa Kenten Laut Kecamatan Talang Kelapa Kabupaten Banyuasin.

Kapolres Banyuasin AKBP Danny S didampingi Paur Humas Bripka Riduan mengatakan, ditangkapnya ketiga tersangka pembakar hutan dan lahan karena melanggar UU RI No.32 tahun 2009 tentang Perlindungan dan Pengelolaan Lingkungan Hidup (PPLH) dan atau UU RI No 41 tahun 1999 tentang Kehutanan dan atau UU RI No.39 tahun 2014 tentang Perkebunan dan atau psal 187, 188,189 KUHP Jo psal 53 KUHP.

Padahal, jelas kapolres pihaknya, terus gencar mensosialisasikan larangan membakar lahan. Karena dilarang negara dengan hukuman ancaman 10 Tahun Penjara atau denda 5 atau 10 Milyar rupiah. Namun, masih ada warga nekat membakar lahan.

"Para tersangka ditangkap di lokasi berbeda, ketika team patroli Karhutla melakukan penyisiran di lokasi Sungai Apung Desa Solok Batu dan melihat api sudah membesar di lahan tersangka Mansur dan diamankan juga dua botol berisikan minyak di lokasi lahan," jelas Bripka Riduan.

Masih kata Riduan, untuk tersangka Suganto dengan sengaja membakar lahan milik Memey seluas 6 hektar dan baru terbakar 2 hektar karena, cepat dipadamkan oleh tim pemadam kebakaran.
"Dari tangan tersangka diamankan korek api dan sebilah parang dan kain sal sebagai alat," tutur Riduan.

Untuk di lokasi Kenten Laut, tersangka Tatang berniat untuk mencari sarang lebah dengan mengambil madunya. Tetapi tersangka lalai hingga membuat api yang untuk mengasapi sangkar lebah membakar lahan kering. Sehingga semak belukar seluas 17 hektar milik warga terbakar.

"Tersangka Tatang ini, lalai karena setelah mengasapi sangkar lebah sore itu, apinya tidak dipadamkan dan kembali hidup dan membesar menghanguskan lahan 17 hektar," tutur Riduan yang menyebutkan ketiga tersangka sementara diamankan di sel tahanan Mapolres. (SP/mbd)

Tags
Karhutla
Editor: Ray Happyeni
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved