Pagaralam Mulai Terpapar Asap Karhutla

Sekretaris Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Pagaralam, Bonsen membenarkan jika saat ini Pagaralam mulai terpapar asap meski tipis.

Pagaralam Mulai Terpapar Asap Karhutla
SRIPOKU.COM/WAWAN SEPTIAWAN
Beberapa hari terakhir Kota Pagaralam diselimuti kabut asap, meskipun tipis. 

TRIBUNSUMSEL.COM, PAGARALAM - Dampak banyaknya lahan di luar Kota Pagaralam yang terbakar dan menghasilkan asap tebal di beberapa daerah di Provinsi Sumsel, Kota Pagaralam juga mulai kebagian asap kiriman.

Hal ini tampak dari mulai terlihat asap tipis di langit Kota Pagaralam. Bahkan bau asap mulai tercium pagi sampai siang hari. Tidak hanya itu asap putih tipis mulai tampak jelas dan menyelimuti Gunung Dempo.

Pantauan Tribun, Senin (16/9/2019) menyebutkan beberapa hari ini Gunung Dempo sudah tidak tampak lagi dari kaki gunung karena tertutup asap tebal saat pagi hari dan asap tipis saat siang sampai sore.

Sekretaris Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Pagaralam, Bonsen membenarkan jika saat ini Pagaralam mulai terpapar asap meski tipis.

"Kalau dari pengamatan mata memang tampak asap tipis mulai menyelimuti Kota Pagaralam," ujarnya.

Ditanya terkait kualitas udara di Pagaralam saat ini, menurutnya harus ada uji kualitas udara dengan menggunakan Alat Uji Indeks Standart Pencemaraan Udara (ISPU).

"Untuk mengetahui kualitas udara maka kita harus cek dulu. Untuk mengecek kita harus mengajukan ke piham provinsi karena kita tidak ada alatnya," katanya.

Namun berdasarkan data dari hasil kwalitas udara pada semester pertama yaitu dari Januari sampai Juni kwalitas udara di Pagaralam paling baik untuk wilayah Sumsel.

"Kualitas udara kita yaitu 93 dari ibdeks kwalitas 100. Itu hasil uji di semester 1 kemarin. Namun untuk saat ini belum ada lagi pengujian," jelasnya.

Pihak DLH mengimbau kepada masyarakat agar tidak membakar lahan dan sampah. Hal ini agar kwalitas udara di Kota Pagaralam dapat terjaga.

"Kami harap jangan ada pembakaran lahan dan sampah. Pasalnya kondisi ini akan memperparah kondisi saat ini," imbaunya.

Editor: Eko Adiasaputro
Sumber: Sriwijaya Post
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved