Bayi Meninggal Akibat Asap

Lakukan 4 Hal Ini Supaya Bayi Terlindung dari Kabut Asap

Asap akibat kebakaran hutan semakin pekat melanda beberapa kota di Indonesia, termasuk Palembang dalam beberapa hari ini.

Lakukan 4 Hal Ini Supaya Bayi Terlindung dari Kabut Asap
FAJRI/TRIBUNSUMSEL.COM
Asap pekat menutupi tol Palindra, Senin (8/5/2019). 

TRIBUNSUMSEL.COM, PALEMBANG-Asap akibat kebakaran hutan semakin pekat melanda beberapa kota di Indonesia, termasuk Palembang dalam beberapa hari ini.

Kabut asap menjadi salah satu pemicu infeksi saluran pernafasan akut (ISPA).

Asap terdiri dari partikel kecil yang saat masuk ke dalam tubuh akan menimbulkan peradangan berulang.

“Dampak langsung yang terjadi adalah mata perih, hidung berair, batuk-batuk. Yang semula dalam kondisi sehat bisa terkena infeksi. Apalagi yang tadinya sudah memiliki riwayat penyakit pernapasan seperti asma akan bertambah parah lagi penyakitnya,” ujar dr. Rita Khairani dari RS Royal Taruma Jakarta dikutip dari nova.id.

Sedangkan dampak dalam jangka panjang bisa menyebabkan kanker paru.

Viral Bayi Meninggal Dunia, Dikabarkan Terkena ISPA Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) di Sumsel

“Memang tergantung dari lama paparan,faktor risiko seperti perokok berat atau riwayat infeksi paru sebelumnya,” kata Rita sambil menambahkan dampak jangka waktu lama lainnya adalah paru mengeras atau fibrosis paru karena peradangan kronik.

1. Gunakan Masker

Pencegahan memakai masker, bukan masker yang biasa, tapi N95 atau 95% melindungi sampai partikel yang paling kecil. “Memang harganya mahal dan tidak menyenangkan saat dipakai karena membuat agak sulit bernapas.”

Orang dewasa lebih mudah disuruh memakai masker,

Tapi akan sulit menyuruh anak kecil karena tidak mengerti atau tidak tahan berlama-lama memakai masker apalagi bayi.

Halaman
12
Editor: Wawan Perdana
Sumber: Nova
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved