BJ Habibie Wafat, Muhammad Nuh: Saya Sempat Cium Kening Beliau

Kepergian Presiden RI ke tiga BJ Habibie, Rabu (11/9/2019) membawa duka bagi bangsa Indonesia tak terkecuali bagi Muhammad Nuh.

Tayang:
Penulis: Sri Hidayatun | Editor: Prawira Maulana
SRI HIDAYATUN/TRIBUNSUMSEL.COM
Mantan menteri pendidikan M Nuh di UIN Raden Fatah. 

TRIBUNSUMSEL.COM, PALEMBANG - Kepergian Presiden RI ke tiga BJ Habibie, Rabu (11/9/2019) membawa duka bagi bangsa Indonesia tak terkecuali bagi Muhammad Nuh.

Mantan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan (Mendikbud) di era Presiden Susilo Bambang Yudhoyono ini menceritakan ketika dirinya menjenguk Habibi saat terbaring di rumah sakit.

"Dua hari lalu saya datang ke rumag sakit karena mendapatkan kabar bapak sedang kritis," jelasnya saat memberikan kuliah umum di Kampus UIN Raden Fatah Palembang, Rabu (12/9/2010) dalam acara Wakaf Goes to Campus.

Saat tiba di rumah sakit, ia melihat Habibi sedang terbaring lemas dan tak bisa membuka mata.

"Namun ketika saya datang ia memberikan respon dan membuka matanya. Seketika itu saya langsung cium kening bapak," ujarnya dihadapan para mahasiswa.

Nuh mengatakan sosok Presiden RI ke tiga itu sangat menginspirasi dan membuatnya kagum.

Banyak hal, ilmu dan pelajaran yang berharga selama ia mengenal beliau. "Beliau orang yang sangat menginspirasi dan membuat bangsa Indonesia ini besar menjadi seperti ini," tegasnya.

Ketua Badan Pelaksana Badan Wakaf Indonesia ini pun mengajak seluruh mahasiswa yang hadir mendoakan almarhum.

"Mari kita doakan agar almarhum bisa diterima di sisi Allah SWT dan ditempatkan di tempat yang layak," ungkap dia.

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved