Kata Kata Bijak

10+ Kata Kata bijak dari Novel Tere Liye dan Ahmad Fuadi yang Memotivasi, Bangkitkan Semangat

Tak hanya cerita-cerita romansa masa muda,Tere Liye dan Ahmad Fuadi juga dapat membawakan alur cerita tentang perjalanan mengejar mimpi secara apik.

10+ Kata Kata bijak dari Novel Tere Liye dan Ahmad Fuadi yang Memotivasi, Bangkitkan Semangat
Tribunsumsel.com/pnggtrdaf/handover
10+ Kata kata bijak dari Novel Tere Liye dan Ahmad Fuadi yang Memotivasi 

TRIBUNSUMSEL.COM - Siapa yang tak kenal dengan penulis novel Tere Liye dan Ahmad Fuadi.

Puluhan novel yang telah mereka terbitkan menjadi inspirasi banyak pembaca.

Tak hanya cerita-cerita romansa masa muda, mereka juga dapat membawakan alur cerita tentang perjalanan mengejar mimpi secara apik.

Banyak sekali pelajaran berharga yang dapat dikutip menjadi kutipan atau kata-kata bijak dari cerita yang telah mereka terbitkan.

Tak ada salahnya ketika sedang merasa buruk atau sedang down membaca secuplik kutipan bijak mereka.

Berikut 11 buah kata-kata bijak yang dapat kalian simak dari Tere Liye dan Ahmad Fuadi:

"Jangan hiraukan orang-orang yang berisik mengomentari kita, orang-orang yang berusaha mencari kesalahan dan kekurangan kita. Orang-orang ini simply tidak penting dan tidak relevan dalam hidup kita. Anggap saja makhluk gaib yang penasaran" - Tere Liye

"Wajah cantik itu banyak, apalagi dengan teknologi kosmetik yang semakin cantik. Lihat saja instagram, cantik-cantik semua fotonya, bukan? Tapi hati yang cantik itu langka. Maka jadilah yang ini, yang tidak bisa di bedaki, tidak bisa dibungkus dengan teknologi, asli memang begitu" - Tere Liye

"Menerima seseorang menjadi bagian hidup kita adalah pekerjaan yang tidak mudah. Butuh proses, butuh keyakinan, butuh keberanian. Tapi ada yang lebih berat lagi. Melepaskan seseorang yang selama ini menjadi bagian hidup kita, yang kita akhirnya tahu melepaskannya adalah pilihan terbaik untuk semuanya" - Tere Liye

"Orang yang memendam perasaan seringkali terjebak oleh hatinya sendiri. Sibuk merangkai semua kejadian di sekitarnya untuk membenarkan hatinya berharap. Sibuk menghubungkan banyak hal agar hatinya senang menimbun mimpi. Sehingga suatu ketika dia tidak tahu lagi mana simpul yang nyata dan mana simpul yang dusta" - Tere Liye

Halaman
12
Penulis: Anggraini Munanda Effani
Editor: M. Syah Beni
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved