Breaking News: Driver Online Bacok Sesama Driver, Dipicu Perkara Order Fiktif Palembang

Diduga tersungging ditegur karena kedapatan melakukan orderan fiktif, IM tega membacok Elmedi (35) yang sama-sama driver taksi online

Breaking News: Driver Online Bacok Sesama Driver, Dipicu Perkara Order Fiktif Palembang
SHINTA ANGRAINI/TRIBUNSUMSEL.COM
Rumah sakit Siti Khadijah tempat Elmedi dirawat pasca jadi korban pembacokan. 

TRIBUNSUMSEL.COM, PALEMBANG - Diduga tersungging ditegur karena kedapatan melakukan orderan fiktif, IM tega membacok Elmedi (35) yang sama-sama driver taksi online, Jumat (7/9/2019).

Akibatnya korban mengalami luka bacok dan harus menjalani tindakan operasi di rumah sakit (RS) Siti Khadijah Palembang.

Ketua komunitas driver taksi online Area 51 sekaligus saksi dari kejadian ini, Riski Saiman (29) menuturkan, kejadian tersebut bermula saat pihaknya memberikan teguran sekaligus edukasi terhadap pelaku yang sudah beberapa kali kedapatan melakukan orderan fiktif

"Yang menemui pelaku ada orang lima termasuk saya dan korban. Sebab pelaku kedapatan melakukan tembak cancel centang. Karena kecurangan itu, maka kami menghubungi pelaku dan mengajaknya bertemu dengan maksud untuk memberikan edukasi agar kesalahan itu tidak dilakukan lagi,"ujarnya saat ditemui di RS Siti Khadijah, Sabtu (7/9/2019).

Kemudian mereka bertemu di warung yang tak jauh dari SD IT Bina Ilmi poligon, Jumat (6/9/2019) sekitar pukul 22.15 WIB.

Setelah diberikan edukasi dan nasihat, pelaku bersedia mengakui kesalahannya.

Bahkan pelaku juga mau saat diminta membuat video permintaan maaf karena sudah melakukan orderan fiktif yang dapat merugikan driver lain.

"Saat itu dia (pelaku) biasa saja. Tapi setelah membuat video, pelaku langsung pergi meninggalkan kami,"jelasnya.

Namun tidak disangka, rupanya pelaku merasa dendam dengan teguran tersebut.

Pelaku mengajak seorang temannya dan nekat mencegat kendaraan yang ditumpangi
Riski dan keempat rekannya yang lain termasuk korban saat melintas di jalan Ogan.

Dimana, saat itu masing-masing pelaku memegang senjata tajam berupa parang.

"Diduga pelaku tersinggung dengan omongan Emeldi, sehingga memang dari awal dia yang diincar dan ingin dilukai,"ujarnya.

Emeldi kini masih menjalani perawatan intensif di RS Siti Khadijah Palembang.

Korban harus menjalani tindakan operasi karena mengalami luka bacok. Tepatnya tulang jari kelingkingnya terbelah dua akibat berusaha menangkis serangan pelaku.

"Setelah berhasil melukai Elmedi, pelaku pergi meninggalkan mobil kami,"kata Riski.

Penulis: Shinta Dwi Anggraini
Editor: Prawira Maulana
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved