Jadwal Vaksinasi Rabies Gratis Kucing dan Anjing di Palembang, Bisa Dilakukan di 11 Tempat Ini

Persatuan Dokter Hewan Indonesia (PDHI) Sumsel bekerjasama dengan Dinas Pertanian Kota Palembang akan menggelar vaksinasi rabies secara gratis

Jadwal Vaksinasi Rabies Gratis Kucing dan Anjing di Palembang, Bisa Dilakukan di 11 Tempat Ini
Sripo/ Fajeri
Foto Ilustrasi : Sejumlah dokter hewan dari Dinas Tanaman Pangan Holtikultura dan Peternakan Kabupaten Muba ketika memberikan vaksin terhadap hewan peliharaan di Muba, Jumat (1/3/2019) 

TRIBUNSUMSEL.COM.PALEMBANG-Persatuan Dokter Hewan Indonesia (PDHI) Sumsel bekerjasama dengan Dinas Pertanian Kota Palembang akan menggelar vaksinasi rabies secara gratis.

Vaksinasi rabies gratis ini dalam rangka hari rabies sedunia,

Ketua PDHI Sumsel, Japrizal, Rabu (4/9/2019) mengatakan, pelayanan vaksinasi rabies ini dapat dilalukan mulai 17 hingga 28 September 2019.

"Jadi dalam rangka hari rabies sedunia kita menggelar vaksinasi rabies gratis untuk hewan peliharaan seperti kucing dan anjing," jelas dia.

Kata dia, bagi masyarakat yang memiliki hewan peliharaan baik kucing maupun anjing bisa melakukan suntik rabies secara gratis.

"Bagi yang memiliki hewan peliharaan dengan kategori sehat dan umur lebih dari 3 bulan silakan untuk dilakukan suntik rabies," jelas dia.

Untuk vaksinasi rabies gratis ini bisa dilakukan di beberapa klinik hewan yang pihaknya tunjuk :

  1. JAF Vet di Demang Lebar daun dan KM 9,
  2. DRH Ardhi Sumbogo di jalan kampung rasa 25 B belakang komplek kenten permai,
  3. Hersy Ver Clinic di Kenten,
  4. Puskesmas Gandus,
  5. Istana Petshop di jalan R Sukamto,
  6. DRH Giat Muntoha di jalan rama KM 10,
  7. Planet Petshop disimpang Saptamarga,
  8. Sriwijaya VPet jalan mayor ruslan,
  9. klinik hewan wonder di kampus,
  10. zero animal klinik di swadaya,
  11. kantor lurah bukit sangkal dan Liovini Klinik KM 7.

Kata dia, setiap hewan peliharaan sebaiknya kurang dari setahun harus diberikan suntik rabies.

"Hal ini dilakukan guna mencegah serangan virus rabies dan meningkatkan daya tahan tubuh terhada serangan virus rabies," ungkapnya.

Ia menyebutkan ciri-ciri hewan terkena rabies yakni hewan lebih agresif, tidak bisa makan dan minum karena kelumpuhan syaraf.

"Ciri lainnya yakni hewan tersebut takut sinar dan air sehingga sering ngumpet di kolong-kolong atau tempat gelap, tidak mengenal tuannya lagi, akan menggigit apa saja yang bergerak," jelas dia.

Kata dia, jika bertemu dengan hewan baik kucing, anjing atau kera dengan gejala harus dihindari.

"Seperti kasus di jakarta itu merupakan anjing penjaga. Kalau anjing penjaga lepas dari kandang akan galak dan menggigit orang yang tidak familiar," jelas dia.

Karena itu, harus sering diajak sosialisasi agar lebih familiar dengan orang asing.

Penulis: Sri Hidayatun
Editor: Wawan Perdana
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved