Waspada Selain ISPA, Diare Juga Menyerang Warga Saat Kemarau

Musim kemarau yang saat ini melanda di seluruh wilayah Indonesia tak hanya menyebabkan kekeringan dan kesulitan air bersih,

Waspada Selain ISPA, Diare Juga Menyerang Warga Saat Kemarau
WINANDO/TRIBUNSUMSEL.COM
Dr. Mirdah selaku Direktur Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Kayuagung saat diwawancarai wartawan Tribunsumsel, Jum'at (29/8/2019). 

TRIBUNSUMSEL.COM, KAYUAGUNG - Musim kemarau yang saat ini melanda di seluruh wilayah Indonesia tak hanya menyebabkan kekeringan dan kesulitan air bersih, namun juga menimbulkan berbagai penyakit.

Infeksi Saluran Pernapasan Akut (ISPA) sering muncul di kala sedang musim kemarau, namun tak hanya itu penyakit lain yang juga perlu di waspadai yakni Diare.

Dr. Mirdah selaku Direktur Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Kayuagung menyatakan kekhawatirannya mengenai kondisi ini, dan mengingatkan kepada seluruh masyarakat untuk mewaspadai penyakit di musim kemarau, Sabtu (31/8/2019).

"Saat musim kemarau ketersediaan air bersih terbatas sehingga untuk mandi, cuci, buang air, dll menjadi kurang bersih tentunya kita menjadi kurang sehat," jelasnya.

Jumlah kunjungan pasien diare di RSUD Kayuagung hampir meningkat dua kali lipat, bahkan dalam sehari bisa bertambah sampai sepuluh kasus.

"Dalam dua bulan ini telah terjadi peningkatan serangan penyakit diare cukup tinggi karena saat musim kemarau media penyebab menyebarnya penyakit tersebut berkembang semakin baik," ujarnya.

Penyakit Diare bisa dicegah dengan menerapkan hidup bersih dan sehat, yang menjadi prioritas ialah mencuci tangan sebelum menyentuh makanan ataupun sebelum makan.

"Saat mencuci tangan harus benar-benar bersih pastikan mencucinya sampai ke sela-sela jari dan kuku, lalu untuk keperluan MCK juga harus bersih, ini untuk yang sudah dewasa,"

"Selanjutnya kalau untuk anak batita yang masih menyusu, ASI nya harus terus dilanjutkan karena itu lebih bagus," jelasnya.

Selain mencegah, jika sudah dirasa tanda-tanda penyakit diare pertolongan pertama yang dilakukan di rumah ialah memastikan kebutuhan cairan supaya tetap terpenuhi, dan mengkonsumsi obat diare seperti oralit.

"Orang yang sedang dilanda diare kalau tidak menjaga asupan cairan pasti akan dehidrasi, maka dari itu harus banyak-banyak minum. Kemudian minum oralit, atau bisa membuatnya sendiri dirumah dengan air hangat yang matang diberi sedikit gula dan garam dapur," ucapnya.

Dr. Mirdah juga menambahkan air tajin juga bisa dikonsumsi saat diare mulai menyerang, yang penting pastikan cairan cukup.

"Jika diare masih terus berlanjut bahkan sampai muntah-muntah, maka segera bawa si penderita ke pusat kesehatan atau tempat pelayanan kesehatan terdekat," tutupnya.

Poto :

Dr. Mirdah selaku Direktur Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Kayuagung saat diwawancarai wartawan Tribunsumsel, Jum'at (29/8/2019).

Penulis: Winando Davinchi
Editor: Prawira Maulana
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved