Polres Muba Amankan Begal Kejam, Selalu Ancam Tembak Korbannya

Aksi begal yang dilakukan oleh Febri Fernando (22) warga Desa Ramba Jaya Kecamatan Babat Supat Kabupaten Muba harus terhenti

Polres Muba Amankan Begal Kejam, Selalu Ancam Tembak Korbannya
FAJRI/SRIWIJAYA POST
Begal ditangkap. 

TRIBUNSUMSEL.COM, SEKAYU - Aksi begal yang dilakukan oleh Febri Fernando (22) warga Desa Ramba Jaya Kecamatan Babat Supat Kabupaten Muba harus terhenti oleh aparat kepolisian Polsek Babat Supat.

Tersangka diamankan karena telah melakukan aksi pencurian dengan kekerasan (curas) di Jalan Dusun 1 Desa Langkap Kecamatan Babat Supat, Senin (3/6/19) terhadap korban Anisya Safitri (18).

Kejadian yang dilakukan tersangka memang sudah direncanakan oleh sejumlah rekan-rekannya yang saat ini masih buron.

Para tersangka memang menunggu mangsa di jalan Dusun 1 Desa Langkap Kecamatan Babat Supat.

Pada sekitar pukul 22.00 WIB para tersangka melihat korban sendiri dengan menggunkan sepeda motor, tersangka melakukan aksinya dengan cara kedua tersangka memepet kendaraan korban lalu menendang korban hingga korban terjatuh.

Setelah korban terjatuh kedua tersangka menodongkan senjata api rakitan kepada korban.

"Ya, memang para pelaku menunggu sasaran yang dianggap mudah untuk dibegal. Pada saat itu tersangka memepet korban dan menendang motornya hingga terjatuh, mereka berkata serahkan motor kalu tidak aku tembak," kata Kapolres Muba AKBP Yudhi S Markus Pinem SIK, melalui Kapolsek Babat Supat Iptu Indra Weni, Jumat (30/8/19).

Lanjutnya, tersangka langsung merampas dan membawa lari sepeda motor milik korban berikut handphone milik korban. Setelah dilakukan proses penyelidikan, pada hari kamis kemarin (28/08) pihaknya berhasil mengetahui keberadaan tersangka Febri berada di daerah Ramba, dan selanjutnya melakukan penggerbekan dan penangkapan terhadap tersangka Febri.

"Kemarin kita telah melakukan penangkapan terhadap salah satu tersangka tindak pidana Pencurian dengan kekerasan. Namun seorang rekan tersangka saat ini masih DPO. Saat ini tersangka berikut barang bukti satu unit sepeda motor sudah kita amankan, guna dilakukan proses penyelidikan lebih lanjut,"ungkapnya.

Saat ini pelaku kita amankan beserta barang bukti di Mapolsek Babat Supat guna dilakukan pemeriksaan lebih lanjut. "Tersangkan kita kenakan pasal 365 KUHP pidana pencurian dengan kekerasan dengan ancaman hukuman 9 sampai 12 tahun penjara,"jelasnya. (adv)

Tersangka begal Febri Fernando pada saat diamankan di Mapolsek Babat Supat.

Editor: Prawira Maulana
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved