Kekeringan

Waka Kapolresta Palembang Gelar Shalat Istidga Meminta Hujan

Ratusan anggota Polresta Palembang menggelar shalat istisqa atau shalat meminta hujan. Dalam satu bulan terakhir ini

Waka Kapolresta Palembang Gelar Shalat Istidga Meminta Hujan
SRIPO/ANDYKA WIJAYA
Ratusan anggota Polresta Palembang menggelar shalat istisqa atau shalat meminta hujan. 

TRIBUNSUMSEL.COM, PALEMBANG --- Ratusan anggota Polresta Palembang menggelar shalat istisqa atau shalat meminta hujan.

Dalam satu bulan terakhir ini di wilayah Palembang tidak turun hujan yang mengakibatkan musim kemarau yang berkepanjangan.

Kapolresta Palembang, Kombes Pol Didi Hayamansyah melalui Wakapolresta Palembang, AKBP Andes Purwanti mengatakan, tujuan di laksanakan shalat istisqa ini semata-mata memohon kepada Tuhan Yang Maha Esa agar diturunkan hujan supaya masalah kemarau dan Kebakaran hutan dan lahan (Karhutla).

Andes mengatakan, kondisi Palembang saat ini sedang mengalami musim kemarau, bahkan di beberapa wilayah di Sumatera Selatan (Sumsel) terjadi Karhutla.

"Oleh karena itu kita bersama kurang lebih 500 anggota Polresta Palembang menggelar shalat istisqa ini," katanya, Selasa (27/8/2019).

Tidak hanya di Polresta Palembang saja, lanjut dia, shalat istisqa ini juga digelar di beberapa Kepolisian Sektor (Polsek) dengan harapan hujan akan segera turun.

"Mudah-mudahan doa kita bersama dapat dikabulkan," katanya.

Dengan turunnya hujan, kemarau berkepanjangan di Palembang akan teratasi, khususnya Karhutla yang terjadi di beberapa daerah di Sumsel sekarang ini.

"Kita menyebut shalat istisqa ini sebagai salah satu upaya berserah diri kepada Allah supaya diberikan hujan," tambahnya.

Kebakaran hutan dan lahan yang menimpa di beberapa wilayah di Sumsel saat ini adalah ujian dan cobaan akibat ulah manusia yang membakar atau membuka lahan dengan cara dibakar, karena mereka tidak mencintai lingkungan yang bersih yang telah Allah titipkan kepada kita.

"Mari kita bersama-sama untuk menanggulangi kebakaran hutan dan lahan dengan melakukan tindakan seperti pencegahan dan mengingat kembali kepada saudara kita yang lainnya tentang larangan membuka lahan dengan cara dibakar. Harapan kita bersama tentunya semoga hujan bisa segera turun untuk mengurangi bencana karhutla yang terjadi dalam beberapa hari terakhir," tutupnya. (SP/diw)

Editor: Ray Happyeni
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved