Berita Muratara

Puluhan Pekerja yang Diberhentikan dari PT DMIL di Muratara Akan Dipekerjakan Lagi

Pemerintah Kabupaten Musi Rawas Utara (Muratara) mediasi antara manajemen perusahaan perkebunan sawit PT Dendy Marker Indah Lestari (DMIL)

Tribun Sumsel/ Rahmat Aizullah
Rapat mediasi antara manajemen perusahaan perkebunan sawit PT DMIL dengan sejumlah pekerjanya di ruang Bina Praja Pemkab Muratara, Senin (19/8/2019). 

TRIBUNSUMSEL.COM, MURATARA-Pemerintah Kabupaten Musi Rawas Utara (Muratara) mediasi antara manajemen perusahaan perkebunan sawit PT Dendy Marker Indah Lestari (DMIL) dengan sejumlah pekerjanya.

Rapat mediasi tersebut berlangsung di ruang Bina Praja Sekretariat Daerah (Setda) Kabupaten Muratara, Senin (19/8/2019).

Agenda ini dalam rangka menindaklanjuti aksi unjuk rasa oleh ratusan pekerja PT DMIL di depan kantor Bupati Muratara tanggal 13 Agustus lalu.

Diberitakan sebelumnya, tuntutan mereka kala itu adalah meminta agar perusahaan mengangkat pekerja yang masih berstatus Perjanjian Kerja Waktu Tertentu (PKWT) menjadi karyawan tetap.

Selain itu, pihak perusahaan juga diminta untuk mempekerjakan kembali pekerja yang sebelumnya telah diberhentikan dengan alasan yang tidak jelas.

Bupati Geram Banyak Akun Media Sosial Menilai Negatif Muratara Padahal Nyatanya Sudah Semakin Baik

"Semuanya ada 33 orang yang diberhentikan, alasan perusahaan memberhentikan tidak jelas, mereka semua itu mau makan," ujar perwakilan pekerja, Hendri Johan.

Salah seorang pekerja yang diberhentikan adalah Sopan (45), bekerja sebagai marbot masjid di kawasan perkantoran perusahaan perkebunan sawit tersebut.

Ia mengungkapkan, dirinya diberhentikan oleh manajemen PT DMIL dengan alasan yang tidak masuk akal, yakni hanya karena masalah umur.

"Saya diberhentikan dengan alasan umur. Pertanyaan saya apakah umur 45 tahun tidak boleh lagi jadi marbot masjid, terus marbot itu harus umur berapa," kata Sopan.

Sementara itu, General Manager PT DMIL, Petrus Alexander mengatakan, permasalahan ini terjadi karena ketidakpahaman pekerja terhadap aturan yang berlaku.

Halaman
12
Penulis: Rahmat Aizullah
Editor: Wawan Perdana
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved