HUT Ke 74 RI

Sosok Pembawa Baki Bendera Merah Putih di Perayaan HUT ke-74 RI Upacara Kemerdekaan di Palembang

Ivo Trisia (15) dari SMA Negeri 1 Pagaralam terpilih menjadi pembawa baki dalam upacara pengibaran Bendera Merah Putih di Detik-Detik Proklamasi perin

Sosok Pembawa Baki Bendera Merah Putih di Perayaan HUT ke-74 RI Upacara Kemerdekaan di Palembang
TRIBUNSUMSEL.COM/LINDA TRISNAWATI
Ivo Trisia (15) dari SMA Negeri 1 Pagaralam terpilih menjadi pembawa baki dalam upacara pengibaran Bendera Merah Putih di Detik-Detik Proklamasi peringatan kemerdekaan Republik Indonesia ke 74 di Griya Agung, Sabtu (17/8/2019). 

Laporan Wartawan Tribunsumsel.com, Linda Trisnawati

TRIBUNSUMSEL.COM, PALEMBANG - Ivo Trisia (15) dari SMA Negeri 1 Pagaralam terpilih menjadi pembawa baki dalam upacara pengibaran Bendera Merah Putih di Detik-Detik Proklamasi peringatan kemerdekaan Republik Indonesia ke 74 di Griya Agung, Sabtu (17/8/2019).

Lahir pada bulan November 2003 lalu, Ivo mengaku bahagia dan banga karena cita-citanya terkabul untuk bisa mengenakan seragam putih dengan penuh wibawa.

"Dari kecil saya bermimpi bisa jadi Paskibraka, dan rasanya bangga, bahagia dan haru bisa menjadi pembawa baki di depan ribuan orang dan berhadapan langsung dengan Gubernur Sumsel," kata Ivo.

Anak bungsu dari tiga bersaudara ini ternyata anak dari orangtua bernama Indrawi dan Eli Sarmiliani.

Ayahnya merupakan petani kopi dan ibunya seorang ibu rumah tangga.

"Mereka hadir melihat saya upacara mengibarkan bendera merah putih di sini, seneng karena orangtua bisa menyaksikan langsung saya menjadi pembawa baki, terimakasih untuk support dan doa mereka," ungkapnya.

Ia pun menceritakan, bahwa dari terpilihnya menjadi pembawa baki, dirinya harus bersaing dengan 24 putri lainnya. Semuanya ada 50 anggota, 25 putra dan 25 putri.

"Pembawa baki untuk anggota putri saling bersaing sehat untuk bisa menempati posisi penting ini. Saya sendiri dari Pagaralam ke sini dari 5 orang terpilih empat 4 orang ke Palembang. Ada dua putra dan putri," kata siswi kelas XI IPA tersebut.

Untuk menjadi anggota Paskibraka Sumsel menurut Ivo tentu harus menyiapkan fisik yang kuat.

Untuk itu Ivo memiliki tips tersendiri untuk menjaga kebugaran tubuhnya.

"Tiap pagi atau sore saya rutin olahraga karena hobi juga. Seperti sit up, push up dan lari. Tapi Ivo paling suka olahraga voli, sebab keluarga juga banyak yang hobi suka ikut olahraga bersama."

"Terus saat karantina selama 15 hari, Ivo semangat dan rela tahan kantuk supaya bisa berlatih keras agar berhasil," ujarnya.

Penulis: Linda Trisnawati
Editor: Kharisma Tri Saputra
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved