HUT ke 74 RI
Masih Ingat Joni Kala Bocah SMP Viral Lantaran Nekat Panjat Tiang Bendera ? Begini Kabarnya Sekarang
Sosok Yohanes Ande Kala Marcal Alias Joni Kala sempat viral pada tahun 2018 lalu.Aksi berani Joni Kala nekat naik tiang bendera pada pelaksanaan 17
Penulis: Mochamad Krisnariansyah |
TRIBUNSUMSEL.COM -- Sosok Yohanes Ande Kala Marcal Alias Joni Kala sempat viral pada tahun 2018 lalu.
Aksi berani Joni Kala nekat naik tiang bendera pada pelaksanaan 17 agustus 2018 Silam membuat namanya tenar.
Joni Kala mendadak berubah statusnya sebagai pahlawan cilik bangsa lantaran keberaniannya itu.
Bocah yang saat itu duduk di kelas VII sekolah menengah pertama (SMP) tinggal di Kabupaten Belu, Nusa Tenggara Timur (NTT).
Sedikit mengenang aksi Joni kala itu dirinya memperingati HUT RI ke 73 di Motaain, Seda Silawan.
Kejadian tak disangka terjadi, ketika tali bendera mendadak terlepas dan tersangkut di atas tiang bendera.
Disaat semua peserta upacara tegah dan pasrah, Joni Kala muncul dengan aksi heroiknya
Dirinya lantas berani memanjat tiang bendera setinggi belasan meter.
Berkat usahanya, akhirnya ujung tali bisa didapatkan di ujung tiang bendera.
• Video Live Streaming Upacara HUT RI ke 74, 17 Agustus di Istana Negara, TV Online
• Saat Cucu Soeharto Ikut Seleksi Paskibra, Mbak Tutut Dilarang Bocorkan Identitas Sang Anak
• Deretan Asisten dan ART Selebriti yang Digaji Capai Nilai Fantastis, Ada yang Puluhan Juta Sebulan
• Live Streaming Upacara Pengibaran Bendera 17 Agustus di Istana Negara, Mulai Pukul 08.00


• Bidan Desa di Muaraenim Berteriak Dalam Kamar, Ibu Terkejut Saat Lihat Pria Mau Mencabuli Anaknya
• Akad Nikah Cut Meyriska-Roger Danuarta 17 Agustus Digelar Tertutup? Selebriti Banjiri Ucapan Selamat
• Tak Tahu Rio Reifan Masih Konsumsi Narkoba Diam-diam, Sang Istri Blak-blakan Akui Menyesal Menikah
• Ussy Sulistiawaty Tak Habis Pikir Anak Sulungnya Jadi Bahan Bullyan Warganet, Salahnya Amel Dimana?

Pantauan POS-KUPANG.COM, Senin (28/1/2019) Rumah Joni memiliki tiga kamar tidur
satu ruang tamu serta dilengkapi dapur dan toilet. Di tiga kamat tidur tersebut sudah disediakan springbed yang bagus dan komplit dengan bantal tidur.

Joni Kala menempati salah satu kamar yang ia beri nama kamar nomor tiga. Di kamar Joni disediakan dua springbed sekaligus.
"Saya di kamar nomor tiga. Ada pakai dua springbed," kata Joni sambil tersenyum.
Joni terlihat ceria saat ditemui rombongan pimpinan Pos Kupang yang sempat menyinggahi rumah Joni sekitar pukul 16.15 Wita.
• Kata-kata Ucapan 17 Agustus, Bangkitkan Semamgat, Cocok Dijadikan Status WA, IG dan FB
• Habisi 1 Pleton Tentara Jepang, Inilah Kisah Pahlawan Akmal dari Ranau Sumatera Selatan
• Live Streaming Upacara Pengibaran Bendera (HUT RI ke 74), 17 Agustus 2019
• Video Live Streaming, TV Online Upacara 17 Agustus (Pengibaran Bendera), Pukul 09.00
Ayah Joni Beterino Fahik Marsal kepada POS- KUPANG.COM mengatakan
mereka sudah menempati rumah tersebut setelah perlengkapan maubeler sudah disediakan.
Menurut Beterino, sebagai orangtua Joni Kala, ia berterima kasih kepada seluruh pihak yang telah membangun rumahnya.
Foto Foto Terbaru Joni Kala Dilansir dari Akun Facebooknya.
1. Joni Kala Bercita Cita Jadi Tentara

2. Joni Kala Berwisata

3. Joni Kala Selfie

4. Joni Kala bersama Rekan

Kisah Joni Kala si Pahlawan Cilik
Upacara Bendera peringatan HUT ke-73 RI di Perbatasan Negara RI-Timor Leste menyisahkan cerita tersendiri.
Betapa tidak, upacara bendera yang berjalan khidmat justru diwarnai sebuah insiden putusnya tali bendera.
Buntutnya, seorang bocah SMP harus memanjat tiang bendera sepanjang belasan meter untuk mengambil talinya untuk dikaitkan ke bendera.
Aksi nekat sang bocah ini diabadikan seorang warga yang juga staf pada Badan Nasional Pengelola Perbatasan (BNPP) di Pos Lintas Batas Negara Terpadu (PLBN) Motaain saat upacara berlangsung.
Videonya menjadi viral setelah diposting akun FB bernama Ika Silalahi dan dibagikan puluhan ribu kali.
Berikut fakta-faktanya
1. Upacara bendera peringatan HUT ke 73 RI itu berlangsung di Pantai Motaain, Desa Silawan, Kecamatan Tasifeto Timur, Kabupaten Belu. Letak lokasi ini hanya berjarak kurang dari satu kilometer dengan batas Timor Leste.
2. Yang menjadi inspektur upacara bendera tersebut adalah Wakil Bupati Belu, JT. Ose Luan.
3. Insiden putusnya tali tiang bendera terjadi sekitar pukul 09.40 Wita saat petugas pengibar bendera hendak mengibarkan bendera Merah Putih.
4. Selesai mengikat tali bendera ke tali tiang dan saat akan ditarik, tali putus namun Lagu Indonesia Raya tetap dinyanyikan hingga selesai meski bendera tak dikibarkan.
5. Setelah lagu Indonesia dinyanyikan, seorang bocah bernama Yohanes Andigala yang merupakan siswa kelas 7 SMPN Silawan maju dan memanjat tiang bendera.
6. Ujung tali yang berhasil diambil Yohanes, diambil oleh petugas pengibar dibantu aparat TNI-Polri langsung mengikatnya dan mengibarkan kembali benderanya sambil memberikan penghormatan.
7. Wakil Bupati Belu, J.T Ose Luan selaku Inspektur Upacara peringatan HUT ke-73 RI dalam arahannya menuturkan, peristiwa tadi janganlah ditafsir dari segala macam. Tetapi bahwa negara ini dalam kebesaran dan kebanggaannya sebagai bangsa didunia dalam segala persiapan yang dilakukan bisa saja ada hal-hal kecil yang terjadi seperti tadi.
8. Wabup JT. Ose Luan menyebut sikap Yohanes adalah hebat dan kejadian itu mengingatkan pada masa perjuangan para pejuang kemedekaan.
9. Wabup JT. Ose Luan mengatakan,"Ini pahlawan kecil penyelamat kita pagi ini. Seorang anak pelajar yang menjadi penyelamat dalam upacara kemerdekaan. Terimakasih pahlawan kecil, kejadian ini menggugah saya
tapi kau adalah pahlawan."
Sebelumnya diberitakan, VIDEO VIRAL, Pelajar SMP di Perbatasan RI-RDTL Rela Panjat Tiang Bendera Demi Kibarkan Bendera Merah Putih.
Aksi Panjat Tiang Bendera oleh pelajar SMP di Kabupaten Belu Perbatasan RI-RDTL ini bikin merinding dan patut mendapat apresiasi setinggi-tingginya.
Aksi Bocah Panjat Tiang Bendera ini terjadi saat upacara pengibaran bendera merah putih memperingati HUT ke 73 RI di Motaain, Seda Silawan, Kecamatan Tasifeto Timur, Kabupaten Belu, Provinsi NTT, Jumat (17/8/2018).
Berkat usahanya, akhirnya ujung tali bisa didapatkan di ujung tiang bendera. Tepuk tangan mmembahana menyaksikan kasi nekat bocah ini.
Detik-detik bocah ini direkam oleh salah satu peserta upacara bendera lalu diposting di facebook oleh akun Ika Silalahi disertakan sebuah foto lain yakni foto Inspektur upacara yang juga adalah Wakil Bupati Belu, JT. Ose Luan beserta bocah itu.
Meski baru dua jam diposting akun Ika Silalahi, postingan ini sudah mendapat 2.229 like dan dikomentari 60 netizen serta sudah 19.497 kali dibagikan.
Dalam video berdurasi hampir dua menit ini, sang bocah sempat berhenti saat sudah berada di tengah tiang, sempat terdengar ada permintaan melalui pengeras suara agar sang bocah turun. Namun sang bocah tetap melanjutkan memanjat, hingga akhirnya tiba di puncak dan berhasil membawa turun ujung tali.
Terdengar suara tegang dari seseorang yang diduga perekam video ini karena merinding menyaksikan aksi sang bocah.
Dalam postingan ini, Akun Ika Silalahi juga menambahkan caption, Jangan pernah anggap dirimu kecil dan tidak berguna. Anak kecil dari Atambua ini memanjat tiang bendera untuk mengambil bagian tali yang terlepas saat bendera dibentangkan.
Apapun yang terjadi Merah Putih harus tetap berkibar!!
Dirgahayu negeriku.
(*)