Breaking News

Berita Viral

Kisah Haru, Bocah 9 Tahun ini Rela Jualan Kacang Rebus Untuk Menabung dan Bantu Orangtua

TRIBUNSUMSEL.COM - Haru, Bocah 9 Tahun ini Rela Jualan Kacang Rebus Untuk Menabung dan Bantu Orangtua

Penulis: Euis Ratna Sari |
Instagram/tmc_cirebonkota
Satria, penjual kacang rebus 

TRIBUNSUMSEL.COM - Haru, Bocah 9 Tahun ini Rela Jualan Kacang Rebus Untuk Menabung dan Bantu Orangtua

Bocah berperawakan gemuk itu membawa keranjang yang berisikan kacang rebus yang ia jual seharag Rp 4 ribu per bungkus.

Satria merupakan anak ke 3 dari 7 bersaudara, Ayahnya bekerja sebagai pengamen dan Ibunya sedang mencari pekerjaan sebagai pembantu rumah tangga.

Tak seperti dugaan pada umumnya, meski Satria masih dibawah umur, kegiatannya berjualan bukanlah kehendak dari orangtuanya.

Satria merasa perlu membantu orangtuanya sehingga berkeinginan sendiri untuk menjual kacang rebus keliling.

"Siapa yang nyuruh jualan?", tanya Polisi itu.

sgrhh
Haru, Bocah 9 Tahun ini Rela Jualan Kacang Rebus Untuk Menabung dan Bantu Orangtua (Instagram/tmc_cirebonkota)

"mau sendiri", jawab Satria.

"buat apa?", tanya Polisi itu lagi

"buat nabung", jawab Satria.

"orangtua masih kerja?", tanya Polisi.

"Bapak pengamen, ,mama masih cari kerja jadi pembantu", jawabnya.

Setelah cukup banyak menjawab pertanyaan dari Polisi itu, Satria yang diketahui telah berjualan kacang rebus sejak ia duduk di kelas 3 SD ternyata dapat menghitung dengan cepat.

Polisi itu memberinya uang Rp 100 ribu untuk membeli kacang rebus, dengan cepat Satria menghitung berapa banyak bungkus kacang rebus yang harus ia berikan pada Polisi itu.

"berapa?", tanya Satria.

"Seratus ribu dapat berapa itu?", tanya Polisi.

"berarti 10, 40. 80 berarti 20. berarti 25", jawab Satria.

Satria menjadi salah satu anak yang sekaligus mengajarkan keikhlasan dan tak pantang menyerah.

Meski menyadari kehidupannya serba kekurangan, Satria memahami bahwa ia tak boleh bersantai dan hanya menerima keadaan.

Ia mampu bekerja keras lewat jualan kacang rebus agar mengurangi beban orangtuanya.

Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved