Berita Palembang

Pegawai Pemkot Palembang Setiap Senin Harus Naik LRT, Ini Penjelasan Kebijakannya

Seluruh ASN dan non ASN Pemerintah Kota Palembang setiap Senin diminta menggunakan LRT saat berangkat ke kantor

Pegawai Pemkot Palembang Setiap Senin Harus Naik LRT, Ini Penjelasan Kebijakannya
TRIBUNSUMSEL/M.A.FAJRI
Model memperagakan pakaian Jumputan dari mitra binaan PT KAI pada sosialisasi penggunaan Kartu Uang Elektronik (KUE) di atas Light Rail Transit (LRT), Senin (12/11/2018). Seluruh ASN dan non ASN Pemerintah Kota Palembang setiap Senin diminta menggunakan LRT saat berangkat ke kantor 

TRIBUNSUMSEL.COM, PALEMBANG-Seluruh ASN dan non ASN Pemerintah Kota Palembang setiap Senin diminta menggunakan LRT saat berangkat ke kantor.

Kebijakan ini dimulai awal September bulan depan yang dibagi sesuai OPD.

Asisten II Pemerintah kota Palembang Shinta Raharja mengatakan, kebijakan Pemerintah yang menerapkan seluruh ASN dan Non ASN yang ada dilingkungan Pemkot Palembang yang dibagi per zona tiap seninnya.

Meskipun nantinya ada berbagai kendala maka akan dikaji ulang.

Agus Suprianto Pelaksana Tugas (Plt) Dinas Perhubungan kota Palembang menambahkan, ini adalah langkah awal untuk menciptakan gerakan positif menggunakan moda transportasi Light Rail Transit (LRT) setiap senin selama sebulan sekali.

Pemprov Sumsel Diserahkan Tanggung Jawab Pemeliharaan Fisik LRT

Artinya setiap OPD 1 kali naik LRT yang pihaknya bagi perminggunya dalam 4 kali.

"Yang pasti kita laksanakan terlebih dahulu masalah lain nanti kita pelajari,"

"Pemerintah Provinsi Sumatera Selatan saja sudah menjalankan kebijakan ini kepada seluruh ASN dan Non ASN yang ada untuk menggunakan Lrt sebagai moda transportasi untuk mengurangi kemacetan," jelasnya.

Mengenai kendala macet dijalan dan alasan TPP dan Tukin dipotong lantaran terlambat ia menekankan kepada ASN agar selepas salat subuh hendaknya untuk segera mempersiapkan diri berangkat kerja.

Serba-serbi LRT, Laluan Roda Tercepat di Sumatera Selatan

Bersiap lebih awal bertujuan untuk menghindari kemacetan di jalan serta berdesakan dengan anak sekolah.

Apalagi hari pertama dilaksanakan pada minggu pertama awal bulan September nanti.

"Saya harapkan kebijakan ini untuk dipatuhi dan dijalankan serta disampaikan kepada pimpinan masing-masing untuk terapkan kepada staf mereka. Untuk masalah teknis akan kita pelajari setelah peraturan ini berjalan," tutupnya. (SP/ Yandi)

Editor: Wawan Perdana
Sumber: Sriwijaya Post
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved