Enzo Zenz Allie Disebut Terpapar Radikalisme, Kepala Sekolahnya Saat SMA Beri Jaminan, Ini Alasannya

Enzo Zenz Allie Disebut Terpapar Radikalisme, Kepala Sekolahnya Saat SMA Beri Jaminan, Ini Alasannya

Enzo Zenz Allie Disebut Terpapar Radikalisme, Kepala Sekolahnya Saat SMA Beri Jaminan, Ini Alasannya
Youtube TNI AD
Enzo Zenz Allie Disebut Terpapar Radikalisme, Kepala Sekolahnya Saat SMA Beri Jaminan, Ini Alasannya 
TRIBUNSUMSEL.COM - Enzo Zenz Allie Disebut Terpapar Radikalisme, Kepala Sekolahnya Saat SMA Beri Jaminan, Ini Alasannya
Sosok Enzo Zenz Allie menjadi viral dan ramai diperbincangkan publik tanah air.

Apalagi Enzo Zenz Allie, pemuda blasteran Prancis itu lolos masuk menjadi calon Taruna Akmil TNI.

Mengutip Kompas.com, Rabu (7/8/2019) pemberitaan mengenai Enzo Zenz Allie terus disorot media hingga kali ini ada isu jika dirinya terpapar radikalisme.

Adanya isu ini membuat Kepala Sekolah SMA Pesantren Unggul Al Bayan, Deden Ramdani angkat bicara.

Deden menuturkan, Enzo yang merupakan lulusan SMA Pesantren Unggul Al Bayan yang terletak di Kabupaten Serang, Banten, jamin mantan anak didiknya itu cinta NKRI.
Panglima TNI wawancarai Ananda Enzo, calon taruna Akmil keturunan Perancis.
Panglima TNI wawancarai Ananda Enzo, calon taruna Akmil keturunan Perancis. (YOUTUBE)


"Enzo tidak lah, bersih. Sudah jelas masuk Akmil saja lolos tes ideologinya. Enzo Pancasilais dan cinta NKRI," kata Deden saat ditemui di SMA Al Bayan, Rabu (7/8/2019) seperti dilansir dari Kompas.com.

Deden mengungkapkan jika ketetapan Enzo memilih menjadi WNI adalah karena ia ingin jadi prajurit TNI.

Saat masih berstatus siswa di SMA Al Bayan, Deden mengungkapkan jika Enzo banyak menerima pemahaman mengenai nilai-nilai NKRI seperti mengikuti upacara bendera setiap Senin.

Selain itu Enzo juga mendapat mata pelajaran PPKN dan bahasa Indonesia tambahan.

Sudah penuhi syarat masuk Calon Taruna Akmil TNI

Komandan Jenderal Akademi TNI Laksdya TNI Aan Kurnia mengatakan, meski berdarah Perancis, Enzo Zenz Allie, calon taruna Akmil 2019, sudah berstatus warga negara Indonesia (WNI).
Panglima TNI Puji sosok Enzo Zenz Allie, Menhan Ryamizard Ryacudu Minta Lakukan Penyelidikan
Panglima TNI Puji sosok Enzo Zenz Allie, Menhan Ryamizard Ryacudu Minta Lakukan Penyelidikan (Wartakota/Tribunnews)


Status kewarganegaraan menjadi syarat utama seseorang dapat diterima sebagai capratar Akademi TNI.

"Jelas sudah (WNI), kalau enggak warga negara Indonesia, enggak boleh dong walaupun wajahnya bule," katanya seusai upacara pembukaan pendidikan dasar kemitraan caprabhatar Akademi TNI-Akpol Tahun 2019 di Lapangan Sapta Marga, kompleks Akmil, Kota Magelang, Selasa (6/8/2019) seperti dilansir dari Kompas.com.(*)
 
Sementara itu, Juru bicara Badan Intelijen Negara (BIN) Wawan Purwanto menegaskan calon penyelenggara negara dan aparat keamanan harus steril dari ideologi yang berbeda dengan Pancasila dan NKRI.

Wawan menilai sangat berbahaya apabila ada calon prajurit TNI yang tidak steril dari ideologi yang berbeda dengan ideologi negara.

"Seorang punya cita-cita ok saja namun semua pihak harus pahami bahwa untuk seorang penyelenggara negara dan aparat keamanan harus steril dari ideologi yang berbeda karena sangat rentan," ujar Wawan dalam diskusi bertajuk 'Enzo, Pemuda, dan Kemerdekaan', di kawasan Menteng, Jakarta Pusat, Sabtu (10/8/2019) dilansir Tribunnews.

Menurut Wawan, ilmu khusus keamanan negara itu dipelajari orang yang berideologi selain ideologi negara, maka efeknya akan panjang dan berdampak bagi masyarakat Indonesia.

Enzo Akmil
Enzo Akmil (Tribunnews/ist)

"Mental ideologi tidak bisa menjadi pertaruhan. Ada aparat keamanan di Poso berbelok ideologi, lalu di Aceh juga ada seperti itu dan dipecat," katanya.

Wawan menilai mental ideologi negara sangat penting bagi penyelenggara negara dan aparat keamanan karena menyangkut kebijakan dan politik yang akan diambil yang bersangkutan ketika memimpin karena menyangkut kepentingan masyarakat.

Menurut dia, Pancasila dan NKRI harus menjadi pegangan utama bagi semua warga negara karena kalau tidak bisa menjadi momentum perpecahan muncul.

Namun dia menilai terkait persoalan Enzo Zenz Allie, dirinya menyerahkan kepada Tim Panitia Seleksi Taruna Akademi Militer (Akmil) untuk melakukan klarifikasi kepada yang bersangkutan.

Sebagaimana diketahui, Taruna Akmil Magelang bernama Enzo Zenz Allie tengah jadi berita dan perbincangan di masyarakat. Pertama, karena ia berdarah campuran Indonesia-Perancis. Kedua, karena ia dikaitkan dengan Hizbut Tahrir Indonesia (HTI). 
Editor: Kharisma Tri Saputra
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved