Detik-Detik Gempa di Rumah Mewah Gen Halilintar, Ini Pesan Bijak Orangtua Atta dari Luar Negeri

TRIBUNSUMSEL.COM - Detik-Detik Gempa di Rumah Mewah Gen Halilintar, Ini Pesan Bijak Orangtua Atta dari Luar Negeri

Detik-Detik Gempa di Rumah Mewah Gen Halilintar, Ini Pesan Bijak Orangtua Atta dari Luar Negeri
Youtube/Gen Halilintar
Detik-detik gempa di rumah mewah Gen Halilintar 

TRIBUNSUMSEL.COM - Detik-Detik Gempa di Rumah Mewah Gen Halilintar, Ini Pesan Bijak Orangtua Atta dari Luar Negeri

Dua hari yang lalu, Indonesia kembali digemparkan dengan kejadian gempa bumi berkekuatan 7 SR di wilayah Jabodetabek, Lampung dan Bengkulu.

Gempa yang diketahui berpotensi tsunami itu tentu saja membuat masyarakat panik dan resah.

Semua warga mendadak keluar rumah berhamburan untuk menyelamatkan diri.

Tak terkecuali keluarga dari Youtuber sukses, Atta Halilintar.

Melalui sebuah video yang terekam dari kamera CCTV di kediaman Gen Halilintar yang kemudian diunggah di kanal youtube milik keluarga besar itu.

Memperlihatkan detik-detik semua orang di dalam rumah tersebut mulai merasa panik akan getaran dan goyangan akibat gempa.

Lampu-lampu mewah, air kolam renang dalam rumah mewah itupun ikut bergoyang akibat getaran gempa.

Dalam rekaman CCTV itu memang tak nampak Atta, Saiih, dan kedua orangtua berada di dalam rumah.

Adik-adik Atta Halilintar beserta keluarga lainnya yang tinggal di dalam rumah tersebut segera keluar dari kediaman mewah itu.

Setelah getaran gempa tersebut mulai mereda, semua penghuni rumah tersebut masuk kembali ke dalam rumah.

Dan menceritakan perasaannya masing-masing.

Mengetahui apa yang terjadi pada keluarganya, orangtua Atta Halilintar segera mengirim pesan-pesan bijak melalui pesan WhatsApp.

Orangtua dari Gen Halilintar ini ternyata sedang berada di luar negeri dan tidak berada di rumah saat gempa terjadi.

Sang Ayah, Halilintar Anofial Asmid berpesan bahwa kejadian gempa ini sebelumnya telah diperingatkan olehnya.

Dalam video itu pula sang ayah telah berpesan agar anak-anaknya untuk tetap dapat tenang, fokus menyelamatkan diri.

Disamping itu, sang ayah juga berpesan untuk segera bertaubat dan selalu mengingat Tuhan.

"walaupun kita cemas tapi kita juga perlu harap ya. Cemas dengan ujian yang Tuhan timpakan, tapi kita juga harap agar Tuhan selamatkan kita di dunia ini apalagi nanti di akhirat karena semua juga akan mati.

Hati kita jadi memerlukan penyelamat, karena Tuhan saja yang bisa menyelamatkan kita jadi artinya gempa ini jadikan ingin kita lebih dekat dengan Tuhan.

Kalau selama ini berbuat dosa, maksiat, dan lain-lain, gempa ini menjadi sebab buat kita mengurangkan maksiat dan dosa-dosa yang kita lakukan", ujarnya.

Sementara sang ibu, Lenggogeni Faruk juga berpesan agar anak-anak mereka dapat saling memaafkan, memaknai bencana gempa ini untuk semakin dekat pada Tuhannya.

Tak lupa ia juga bepesan untuk selalu mengamankan dokumen-dokumen penting, seperti surat-surat akta kelahiran, Ijazah, paspor dan lain sebagainya.

"yang penting sekarang ini bertaubat, minta ampun sama Allah dan minta perlindungan-Nya karena hanya Dia lah Maha berkuasa.

Mami juga teringat semua dokumen-dokumen penting akta kelahiran, paspor, segala macem itu pegang ya, jika terjadi apa-apa semua di tangan", kata Lenggogani.

Penulis: Euis Ratna Sari
Editor: Kharisma Tri Saputra
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved