Gempa Bumi Banten

Efek Gempa Banten, Warga OKU Selatan dan Lahat Ikut Merasakan 2 Kali Getaran, Lampu Ikut Bergoyang

TRIBUNSUMSEL>COM, MUARADUA-Warga Kabupaten Ogan Komering Ulu Selatan dikejutkan dengan peristiwa gempa, Jumat (2/8/2019).

Shutterstock
Ilustrasi gempa. 

TRIBUNSUMSEL>COM, MUARADUA-Warga Kabupaten Ogan Komering Ulu Selatan dikejutkan dengan peristiwa gempa, Jumat (2/8/2019).

Getaran gempa yang dirasakan masyarakat terjadi sebanyak dua kali hentakan bahkan gempa yang terjadi membuat warga was-was.

Bahkan bola lampu penerangan kelistrikan ikut bergoyang dibuat nya.

Diketahui gempa terjadi sekira pukul 19.06 dengan hentakan yang terjadi secara beruntun dengan memberikan efek bola lampu bergoyang disetiap rumah warga.

"Saya merasakan adanya gempa, dirumah bola lampu ikut bergoyang,"ungkap Chan warga Simpang Haji.

Getaran gempa dirasakan juga oleh Warga Kota Muaradua, terkait adanya gempa yang terjadi malam hari menjelang isya tersebut.

"Saya juga sempat merasakan, saya juga bertanya-tanya bahwa adanya gemp,"terang Sri Warga Kelurahan Bumi Agung Kecamatan Muaradua Dua.

Gempa bermagnitudo 7,4 skala richter dengan kedalaman pusat gempa 10 kilometer ini bukan hanya dirasakan oleh warga Banten, Jakarta dan Lampung.

Bahkan warga Sumatera Selatan tepatnya di Ogan Komering Ulu Selatan, OKU Raya hingga Pagaralam juga merasakan guncangan tersebut.

Febri warga Pagaralam kepada Tribunsumsel.com mengakui merasakan gempa sampai 2 menit.

"Guncangannya terasa sampai 2 menit," jelasnya.

Bahkan Candra warga OKU Selatan juga mengakui gempa sangat terasa.

"Saya di Muara Dua sangat terasa, banyak tetangga juga saling bertanya, ada terjadi gempa dimana," ungkapnya.

Gempa 7,4 SR mengguncang wilayah Banten dan sekitarnya

Gempa besar ini juga berdampak ke beberapa wilayah termasuk di Sumatera Selatan.

Sumber: Sriwijaya Post
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved