Bentrok di Empat Lawang

10 Tersangka Bentrok Massa dan Polisi di Empat Lawang Dibawa Ke Polda Sumsel, Ini Foto dan Namanya

Terdapat 10 orang ditetapkan tersangka dari kasus bentrokan massa dengan polisi di RSUD Empatlawang, Rabu (31/7/2019) sekitar pukul 21.00 WIB

10 Tersangka Bentrok Massa dan Polisi di Empat Lawang Dibawa Ke Polda Sumsel, Ini Foto dan Namanya
Sripo/ Andi Wijaya
Sepuluh tersangka dibawa dari Polres Empatlawang beserta barang bukti senjata tajam dan senjata api rakitan ke Polda Sumsel untuk ditagani Direskrimum Polda Sumsel, Jumat (2/8/2019). 

TRIBUNSUMSEL.COM, EMPATLAWANG-Terdapat 10 orang ditetapkan tersangka dari kasus bentrokan massa dengan polisi di RSUD Empatlawang, Rabu (31/7/2019) sekitar pukul 21.00 WIB

Sepuluh tersangka dibawa dari Polres Empatlawang beserta barang bukti senjata tajam dan senjata api rakitan ke Polda Sumsel untuk ditagani Direskrimum Polda Sumsel.

"Yang sudah ditetapkan sebagai tersangka ada 10 orang, masing masing delapan orang tersangka di TKP RSUD dan dua orang LP di Pendopo," terang Kapolres Empatlawang AKBP Eko Yudi Karyanto, Jumat (2/8/2019)

Nama -nama sepuluh orang ditetapkan tersangka Sutrisno, Hadi, Reki, Febri, Iskandar, Feri, Legis Laros, Sarjono, Sukiran, Erwanto.

Kronologi Bentrok di Empat Lawang: Massa Serang Polisi di RSUD Tebingtinggi, Datang dengan 2 Truk

Eko menegaskan tidak menutup kemungkinan bakal ada tersangka lagi.

"Tidak menutup kemungkinan akan ada tersangka lagi," kata Kapolres

Dikatakan Eko, pihaknya sudah bertemu dengan aparatur desa terkait, khususnya desa Tanggarasa dan desa Tanjungraman untuk berkoordinasi agar tidak terjadi lagi, pada kejadian ini karena masyarakat tidak tahu dan terprovokasi.

Kedepan dikatakan Eko pihaknya akan sosialisasi door to door melalui peran Babinkantibmas agar masyarakat Empatlawang sadar hukum.

Sepuluh tersangka dibawa dari Polres Empatlawang beserta barang bukti senjata tajam dan senjata api rakitan ke Polda Sumsel untuk ditagani Direskrimum Polda Sumsel, Jumat (2/8/2019).
Sepuluh tersangka dibawa dari Polres Empatlawang beserta barang bukti senjata tajam dan senjata api rakitan ke Polda Sumsel untuk ditagani Direskrimum Polda Sumsel, Jumat (2/8/2019). (Sripo/ Andi Wijaya)

Selain itu juga akan melakukan kunjungan ke desa -desa sekaligus mensosialisasikan kebiasaan membawa senjata tajam itu adalah melanggar hukum.

"menurut mereka mungkin adat kebiasaan, padahal membawa sajam itu melanggar hukum," katanya.

Sepuluh tersangka dibawa dari Polres Empatlawang beserta barang bukti senjata tajam dan senjata api rakitan ke Polda Sumsel untuk ditagani Direskrimum Polda Sumsel, Jumat (2/8/2019)
Sepuluh tersangka dibawa dari Polres Empatlawang beserta barang bukti senjata tajam dan senjata api rakitan ke Polda Sumsel untuk ditagani Direskrimum Polda Sumsel, Jumat (2/8/2019) (Sripo/ Andi Wijaya)
Halaman
1234
Editor: Wawan Perdana
Sumber: Sriwijaya Post
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved