Persidanga Pra Peradilan Obby Frisman Kembali Digelar, Kuasa Hukum Polda Sumsel Tolak Tuduhan

Sidang Pra peradilan yang diajukan Obby Frisman (24) dengan tergugat Kapolri, Kapolda Sumsel dan Kapolresta Palembang

Persidanga Pra Peradilan Obby Frisman Kembali Digelar, Kuasa Hukum Polda Sumsel Tolak Tuduhan
LUSI/TRIBUNSUMSEL.COM
Binkum Polda Polda Sumsel, Akbp Lubis saat di ruang persidangan. 

TRIBUNSUMSEL.COM, PALEMBANG - Sidang Pra peradilan yang diajukan Obby Frisman (24) dengan tergugat Kapolri, Kapolda Sumsel dan Kapolresta Palembang kembali digelar di Pengadilan Negeri Kelas 1A Kamis (1/8/2019).

Dalam sidang tersebut, sama seperti kemarin Obby Frisman tidak ikut dihadirkan dan hanya diwakilkan oleh tim kuasa hukum.

Dalam sidang tersebut, Kuasa hukum termohon Kapolresta Palembang Bidkum ( bidang hukum ) Polda Sumsel, AKBP Parlindungan Lubis,SH,MH mengatakan pihaknya telah melakukan penyelidikan sesuai dengan prosedur yang berlaku.

"Hal ini sesuai dengan pasal yang disangkakan kepada pemohon yang melanggar pasal 80 ayat 3 UU No 16/2017 sebagai pengganti UU No.23/2002 tentang perlindungan anak," ungkap kuasa hukum termohon, AKBP Parlindungan Lubis,SH,MH.

Dikataknnya selama proses penyelidikan hingga penyidikan telah sesuai dengan aturan yang berlaku saat ini.

"Karena itu, termohon kami menolak seluruh dalil-dalil yang diajukan pemohon," ujarnya kepada hakim kata kuasa hukum termohon, AKBP Parlindungan Lubis SH MH dan Yosdi SH.

Dijelaskannya, pada saat kejadian, korban Delwyn (14) bersama siswa baru SMA Taruna Indonesia sedang melaksanakan long march. Kemudian
korban melapor bahwa ia tidak sanggup lagi berjalan.

Kemudian korban meminta kepada pemohon untuk beristirahat sebentar, akan tetapi permintaan tersebut tidak ditanggapi.

"Lalu korban sempat dibentak, ditendang dan dipukul dengan bambu dengan panjang 1m, yang mana itu dilihat siswa lainnya hingga akhirnya korban meninggal dan dibawa ke RS Myria untuk diperiksa dan selanjutnya dibawa ke RS Bhayangkara," jelasnya.

Sementara itu, pihak keluarga dari Obby Frisman turut pula mengahdiri jalannya persidangan persidangan tersebut. Ia hanya berharap keadilan untuk putra semapat wayangnya tersebut.

"Saya hanya memohon agar keadilan untuk putra kami karena kami yakin dia tidak bersalah, mohon doanya, " kata Ibu Obby didampingi Sang suami, Dardalena.

Sedangkan, Kuasa hukum Obby Frisman, Suwito yakin apabila kliennya tidak bersalah dan ridak melakukan penganiayaan atas meninggalnya Delwyn.

"Kami akan terus menggiring perkara ini hingga selesai dan akan mencari kebenaran yang sejati dalam kasus ini," katanya (Cr5)

Penulis: Lusi Faradila
Editor: Prawira Maulana
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved