Berita Internasional

Tuduh Amerika Serikat Perusak Stabilitas Global, China Siap Berperang Jika Taiwan Ingin Merdeka

Amerika Serikat ( AS) menyatakan telah mengirim kapal perang ke Selat Taiwan, dan dilaporkan memicu keprihatinan dari China.

nbcnews
Kapal perang AS meluncurkan rudal jelajah Tomahawk. 

Kapal-kapal itu bergabung dalam upaya multinasional untuk melawan Korea Utara (Korut) yang menghindari sanksi Dewan Keamanan PBB dengan penyelundupan maritim

April, China menyebut telah mengerahkan armada lautnya untuk memberi peringatan setelah kapal perang Perancis melewati Selat Taiwan, dan memprotesnya ke Paris.

China Siap Perang

China memperingatkan mereka siap untuk berperang jika terdapat gelagat yang menunjukkan Taiwan ingin merdeka, dan mengecam Amerika Serikat (AS).

Juli ini, AS menyepakati penjualan senjata ke Taiwan senilai 2,2 miliar dollar, sekitar Rp 30,7 triliun, yang meliputi 100 tank serta 200 rudal Stinger.

Diwartakan Reuters via Channel News Asia Rabu (24/7/2019), China merespons dengan mengancam bakal menjatuhkan sanksi kepada perusahaan AS yang terlibat.

Juru bicara kementerian pertahanan Wu Qian menuturkan, Beijing bakal berupaya supaya penyatuan dengan Taiwan berlangsung dalam kondisi yang damai.

Namun, dalam pemaparan mengenai kebijakan strategis militer negara, Wu menegaskan bahwa usaha Taipei untuk merdeka tidak akan diterima.

"Jika ada orang yang berani mencoba memisahkan Taiwan dari China, maka kami siap berperang untuk mempertahankan kedaulatan dan keutuhan negara," tegasnya.

Beijing sepeti yang sudah-sudah selalu menyatakan mereka tidak menampik bakal menyatukan kembali Taiwan, yang masih dipandang sebagai provinsi, menggunakan kekerasan bila perlu.

AS tidak mempunyai hubungan formal dengan Taiwan. Namun mereka merupakan penyuplai senjata utama, dan terikat perjanjian untuk memastikan pertahanan negara itu.

Wu pun mengatakan bahwa Washington telah memprovokasi kompetisi di antara negara besar dan telah meremehkan stabilitas strategis yang ada di dunia.

Dewan Hubungan Daratan Taiwan pun menanggapi melalui pernyataan perilaku provokatif China telah melanggar prinsip perdamaian di hukum serta relasi internasional.

Taiwan mendesak China untuk meninggalkan perilaku yang dianggap tak rasional dan jahat seperti penggunaan kekuatan serta meningkatkan hubungan antar-selat.

"Dan menangani masalah termasuk Hong Kong secara rasional sehingga dapat menjadi anggota regional yang bertanggung jawab," demikian keterangan dewan tersebut.

Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul "China Siap Berperang jika Taiwan Hendak Merdeka", https://internasional.kompas.com/read/2019/07/24/20501711/china-siap-berperang-jika-taiwan-hendak-merdeka

Sumber: Kompas
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved