Deretan 5 Musisi ini Punya Pengalaman Dicekal Saat Manggung Gara-Gara Kritik Pemerintah di Zamannya

TRIBUNSUMSEL.COM - Deretan 5 Musisi ini Punya Pengalaman Dicekal Saat Manggung Gara-Gara Kritik Pemetintah di Zamannya

Tribunnews
Grup band Elpamas 

TRIBUNSUMSEL.COM - Deretan 5 Musisi ini Punya Pengalaman Dicekal Saat Manggung Gara-Gara Kritik Pemetintah di Zamannya

Tak jarang para musisi, khususnya di Indonesia yang mengungkapkan keresahannya terhadap kebijakan pemerintah melalui lirik-lirik lagu.

Para musisi tentu saja menjadi bagian dari orang-orang bernalar tinggi dan kreatif.

Seolah tak pandang resiko, para musisi terkadang berani melawan kebijakan pemerintah melalui lirik lagu.

Pada masanya para musisi yang berani mengungkap keresahannya terhadap kebijakan pemerintah

tentu mendapat perlakuan kurang menyenangkan.

Para musisi seperti tak pantang menyerah mendapat perlakuan seperti dicekal saat manggung atau bahkan dilarang manggung di beberapa lokasi.

Tapi nampaknya para musisi pemberani ini tetap berkarya dan kerap menuai pujian dari sebagian penggemarnya loh.

Berikut Deretan Grup Band ini Punya Pengalaman Dicekal Saat Manggung Gara-Gara Kritik Pemetintah di Zamannya.

1. Slank

Slank formasi lengkap
Slank formasi lengkap (instagram abdeenegara)

Pada tahun 2008 silam, grup band Slank sempat berurusan dengan DPR.

Grup musik yang digawangi Kaka dkk ini digugat oleh DPR lantaran tersinggung dengan lagu berjudul Gossip Jalanan.

Para anggota DPR kala itu merasa panas saat mendengar lagu tersebut bahkan menuduh bahwa lagu itu menghina lembaga negara.

Namun kasus ini pun akhirnya hilang bak ditelan bumi.

Kesulitan Slank tak berhenti di situ, mereka membuat konser besar namun dipersulit perizinannya oleh polisi dengan alasan keamanan.

2. Superman is Dead

Superman Is Dead
Superman Is Dead (Superman Is Dead)

Superman is Dead (SID) merupakan band bergenre punk rock asa pulau Dewata, Bali.

SID sempat mengaku semakin ditekan oleh berbagai pihak termasuk para pengusaha kaya dan oknum pemerintah.

Hal itu disebabkan lantaran grup musik ini secara blak-blakan mendukung Bali Tolak Reklamasi (BTR).

Oleh sebab itu, Trio punk rocker itu pun pernah mengalami tindakan yang kurang menyenangkan.

Pada konsernya di salah satu Pentas Seni (Pensi) SMA, 20 Agustus 2016 silam,

Gabungan aparat memenuhi venue dan memastikan tidak ada satu pun band atau penonton yang menyuarakan atau memakai atribut BTR.

3. Iwan Fals

Iwan Fals
Iwan Fals (instagram/iwanfals)

Tentu saja anda pasti sangat mengenal dengan musisi legend satu ini.

Begitu banyak karya yang dilahirkannya, hampir semua tak ada yang tak menyukainya.

Tapi bukan berarti banyak hasil karya miliknya tak menuai resiko.

Banyak lagu dari Iwan Fals yang mewakili keresahan masyarakat Indonesia.

Lagu-lagunya pun kerap mengkritisi pemerintah Orde Baru dibawah kepemimpinan Soeharto kala itu.

Bahkan di tahun 1989 saat tour di 100 kota, Iwan Fals mempromosikan album Mata Dewa miliknya harus dibatalkan secara sepihak oleh aparat keamanan tanpa alasan yang jelas.

4. Elpamas

Grup band Elpamas
Grup band Elpamas (Tribunnews)

Grup band ini berdiri pada tahun 1983 dan berasal dari Malang.

Banyak lagu dari grup band Elpamas yang mengandung kritik sosial.

Khususnya pada lirik lagu Pak Tua yang masih dikenal masyarakan hingga saat ini.

Rupanya lagu itu diciptakan oleh Elpamas dan melibatkan musisi Iwan Fals.

Lagu yang diciptakan oleh Elpamas bersama Iwan Fals yang memainkan nama samaran Pitat Haeng ini menceritakan seorang penguasa yang sudah tua tapi belum mau pensiun.

Tak lain lagi lagu ini ditujukan kepada Soeharto yang kala itu menjabat sebagai presiden dengan periode cukup lama. Lagu ini klipnya dicekal oleh TV lantaran liriknya yang menyinggung.

Pun begitu album ini laris di pasaran dan laku hingga 5 juta keping.

5. Bimbo

Grup musik Bimbo
Grup musik Bimbo (Wikipedia)

Grup band ini berdiri pada tahun 1967, personel Bimbo saat itu terdiri dari tiga kakak beradik,

yakni Sam Bimbo, Acil Bimbo, dan Jaka Bimbo.

Ketiga kakak beradik ini pun pernah mengalami pencekalan karena lagunya.

Salah satu lagu yang berjudul Tante Sun membuat pemerintah pada era 70an kala itu merasa terhina.

Grup musik asal Bandung ini dituduh menghina dan menyindir istri para pejabat lewat lagu tersebut.

Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved