Polsek Lawang Kidul Muaraenim Tangkap lantas Beri Arahan 10 Anak Punk

Karena ada keluhan dari masyarakat untuk memberikan kenyamanan dan keamanan terhadap masyatakat maka anak-anak punk ini kita tertibkan.

Polsek Lawang Kidul Muaraenim Tangkap lantas Beri Arahan 10 Anak Punk
TRIBUN SUMSEL/IKA ANGGRAENI
ANAK PUNK - Kepolisian Sekta (Polsek) Lawang Kidul mendata anak punk yang biasa berkeliaran di wilayah tersebut, Rabu (24/7/2019). 

TRIBUNSUMSEL.COM, MUARAENIM - Kepolisian Sekta (Polsek) Lawang Kidul,  Kepolisian Resor (Polres) Muaraenim mengamankan 10 anak punk yang biasa berkeliaran dan diduga sudah meresahkan masyarakat di sekitar Kecamatan Lawang Kidul, Rabu (24/7/2019).

Ke sepuluh anak yang diamankan adalah Jeri Setiawan Bin Bambang (24) warga Kecamatan Prabumulih Timur Kota Prabumulih, Bayu Agus Setiawan Saputra bin Alias (17) warga Prabumulih, Prayoga Bin Taufik (25) warga Prabumulih, Edo Wira Putra Bin Damrizal (24) Warga Desa Tegal Rejo kecamatan Lawang Kidul, M Azhar Aminulah bin Nana Aprila (19), warga Kota Banjar.

Kemudian Ridwan Setiawan Bin Kardik (27) warga Banjar Jawa Barat Icshan Ramadhan Bin DMilan (18) warga Kota Tasikmalaya Jabar, Ahmad Fajarudin Bin Hasanudin (24) warga Curup Kota Depok, Heru Haryadi Bin Herman (24) warga Kecamatan Leles Kota Garut dan M Fajar Bin Amik Hidayat (16) warga Kota Banjar.

Ke sepuluh anak punk tersebut diamankan ke polsek Lawang Kidul untuk didata dan diberi arahan.

Kapolres Muaraenim AKBP Afner Juwono melalui Kapolsek Lawang Kidul, AKP Azizir Alim mengatakan penertiban anak punk tersebut dilaksanakan guna menindaklanjuti laporan masyarakat melalui berbagai sosial media yang resah akan keberadaan anak punk di Kecamatan Lawang Kidul.

"Anak punk ini kian hari kian bertambah dan ada dimana-mana, karena ada keluhan dari masyarakat untuk memberikan kenyamanan dan keamanan terhadap masyatakat maka anak-anak punk ini kita tertibkan, " katanya.

Dikatakan Kapolsek, sejumlah anak punk tersebut sebagian besar berasal dari luar Tanjungenim dan Muaraenim.

"Bahkan ada beberapa yang datangan dari luar provinsi, dan menurut keterangan dari 10 orang tersebut. Mereka mengamen untuk mencari ongkos pulang ke rumah masing – masing baik di Prabumulih maupun Pulau Jawa," katanya.

Ditambahkannya terkait anak punk yang diamankan oleh pihaknya telah dilakukan pendataan dan arahan oleh pihaknya.

"Kita tekankan agar mereka kembali ke daerah asal mereka dan tidak lagi berkeliaran di Kota Tanjungenim," pungkasnya.

Penulis: Ika Anggraeni
Editor: Vanda Rosetiati
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved