Palembang Diguyur Hujan, BMKG Imbau Pengendara Berhati-Hati, Hujan Bercampur Asap

Palembang Diguyur Hujan, BMKG Imbau Pengendara Berhati-Hati, Hujan Bercampur Asap

Palembang Diguyur Hujan, BMKG Imbau Pengendara Berhati-Hati, Hujan Bercampur Asap
gridoto.com
Mengemudi mobil saat hujan deras 

Palembang Diguyur Hujan, BMKG Imbau Pengendara Berhati-Hati, Hujan Bercampur Asap

TRIBUNSUMSEL.COM, PALEMBANG -- Badan Meteorologi, Klimatogi dan Geofisika (BMKG) Sultan Mahmud Badaruddin II Palembang mengimbau agar masyarakat baik yang menggunakan moda transportasi darat ataupun sungai untuk tetap berhati-hati.

Hal ini tak terlepas dari Intensitas curah hujan yang tinggi beberapa waktu terakhir sehingga membuat jarak pandang terganggu terutama saat pagi hari.

Kepala Seksi Observasi dan Informasi Sta. Met. Kelas II Sultan Mahmud Badaruddin II, Bambang Beni Setiadji, menjelaskan, Seiring usainya Badai Tropis Danas di Laut Cina Selatan mengakibatkan melambatnya massa udara Muson Australia yg mengalami belokan di wilayah Sumatera Selatan, bahkan dengan adanya pusaran Eddy di Selat Karimata menyebabkan pertemuan massa udara (konvergensi) yg banyak mengandung uap air karena melalui Samudera Hindia dan Laut Jawa dan mengarah ke pusaran tersebut.

"Kondisi ini menyebabkan terjadinya hujan yang berpotensi berlangsung hingga 1-3 hari di Wilayah Sumsel," jelasnya, Senin (22/7/2019)

Lanjut Beni, dari citra Radar Cuaca di Stasiun Meteorologi SMB II hujan hampir menyelimuti seluruh wilayah Sumsel terutama di wilayah Kabupaten OI, OKI, Banyuasin dan Muba yang sangat membantu memadamkan titik panas yang muncul di wilayah tersebut.

"Secara umum Sumsel masih dalam Musim Kemarau, dikarenakan beberapa hari belakangan ada timbulnya beberapa titik panas akibat kebakaran lahan gambut di wilayah Sumsel, hujan yang terjadi dapat dapat menyebabkan minimnya jarak pandang karena konsentrasi hujan yang bercampur dengan asap," jelasnya.

Kemudian, Apabila hujan baru saja usai akan menyebabkan adanya awan Stratus di permukaan (kabut) dan apabila bercampur dengan asap akan menimbulkan kabut asap (Smog).

"Inilah kemudian pada hari-hari berikutnya setelah hujan apabila kondisi langit cerah pada malam harinya akan menyebabkan munculnya kabut radiasi pada pagi harinya."

"Fenomena ini sangat berdampak apabila terjadi pada dini hari menjelang pagi hari dan akan berangsur membaik menjelang siang hari," tuturnya.

Untuk itu pihaknya juga menghimbau masyarakat untuk berhati-hati untuk menghindari jadwal penerbangan menuju Sumsel (landing) pada pagi hari (21-07 WIB) beberapa hari ke depan (3-5 hari). (Cr26) Laporan wartawan Sripoku.com, Rahmaliyah

Palembang Diguyur Hujan, BMKG Imbau Pengendara Berhati-Hati, Hujan Bercampur Asap

Editor: Kharisma Tri Saputra
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved