Kebakaran di Kertapati

Gabungan Perusahaan Karet Beri Bantuan Sembako kepada Korban Kebakaran Sungki Kertapati

TRIBUNSUMSEL.COM, PALEMBANG-Bantuan kepada warga yang menjadi korban kebakaran di RT 25, 26, 27 dan 28 Kertapati, terus berdatangan.

Penulis: M. Ardiansyah |
Tribun Sumsel/ M Ardiansyah
Gapkindo juga ambil andil untuk meringankan beban para korban kebakaran di Kelurahan Ogan Baru Palembang ini, Kamis (19/7/2019). 

TRIBUNSUMSEL.COM, PALEMBANG-Bantuan kepada warga yang menjadi korban kebakaran di RT 25, 26, 27 dan 28 Kertapati, terus berdatangan.

Salah satunya dari Gabungan Perusahaan Karet Indonesia (Gapkindo) Cabang Sumsel.

Gapkindo juga ambil andil untuk meringankan beban para korban kebakaran di Kelurahan Ogan Baru Palembang ini.

Bantuan berupa sembako yang diberikan kepada para korban kebakaran ini, sebagai bentuk perhatian dari gabungan perusahaan karet di Sumsel terutama di sekitar lokasi kebakaran.

"Bantuan yang kami berikan ini berasal dari gabungan perusahaan yang berada dibawah Gapkindo. Sebagian besar, dari perusahaan yang memang berada di sekitaran lokasi kebakaran," ujar Sekretaris Eksekutif Gapkindo Cabang Sumsel Nur Ahmadi MS usai memberikan bantuan, Kamis (18/7/2019).

Bantuan berupa sembako bagi warga korban kebakaran di RT 25, 26,27 dan 28 ini diterima langsung Lurah Ogan Baru Edi Alfian SH secara simbolis.

Selain sebagai bentuk kepedulian dair Gapkindo, bantuan ini juga bentuk keprihatinan dari Gapkindo terhadap warga korban kebakaran dengan korban sebanyak 548 jiwa.

Warga RT 28 Syaiful (52) yang menjadi korban kebakaran mengaku belum bekerja karena masih sibuk untuk memperbaiki rumahnya yang tersisa tinggal puing.

"Semua harta habis, ijazah anak, pakaian tidak ada yang bisa diselamatkan. Kami korban kebakaran, pastinya mengucapkan terima kasih dan masih berharap ada bantuan lain seperti yang diberikan Gapkindo ini," ujarnya.

Sedangka Lurah Ogan Baru Edi Alfian menjelaskan, korban kebakaran di empat RT ini tidak hanya membutuhkan sembako saja. Tetapi juga, perlengkapan sekolah juga sangat dibutuhkan bagi anak-anak yang perlengkapan sekolah mereka juga ikut terbakar.

"Dari data yang ada, terdapat sebanyak 142 siswa yang masih bersekolah. Mereka juga butuh perlengkapan sekolah, karena semua perlengkapan sekolah mereka ikut terbakar," katanya.

Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved