Provinsi Sumsel Raih Peringkat 2 Paritrana BPJS Ketenagakerjaan

Di bawah kepemimpinan Herman Deru dan Mawardi Yahya, prestasi Provinsi Sumsel makin kinclong di kancah nasional.

Provinsi Sumsel Raih Peringkat 2 Paritrana BPJS Ketenagakerjaan
Tribunsumsel.com/ BPJS Ketenagakerjaan
Ilustrasi 
TRIBUNSUMSEL.COM, PALEMBANG - Di bawah kepemimpinan Herman Deru dan Mawardi Yahya, prestasi Provinsi Sumsel makin kinclong di kancah nasional.


Terbaru Provinsi Sumsel meraih peringkat dua Anugerah Paritrana (jaminan ketenagkerjaan sosial) dari BPJS Ketenagakerjaan.


Penghargaan tersebut diserahkan langsung oleh Wakil Presiden RI, Jusuf Kalla, kepada Wakil Gubernur Sumsel Mawardi Yahya, di Istana Wakil Presiden RI, Jakarta, Rabu (3/7/2019) lalu.



Dalam kesempatan itu Wapres RI Jusuf Kalla, meminta Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS) Ketenagakerjaan berkolaborasi dengan BPJS Kesehatan.



"BPJS Ketenagakerjaan mempunyai daya yang sangat besar, sementara BPJS kesehatan yang defisit terus menerus. Jadi perlu ada kerja sama yang baik. Karena apabila satu pihak banyak kesejahteraan, satu defisit maka bebannya kepada negara, ke pemerintah," ujar Kalla.



Ia menyadari BPJS Ketenagakerjaan memiliki tujuan jangka panjang, yakni menyediakan jaminan sosial bagi para pekerja yang nantinya pensiun, sehingga tidak rentan mengalami defisit.


Hal itu berbeda dengan BPJS Kesehatan yang tujuannya jangka pendek, yakni menyediakan biaya kesehatan saat pesertanya berobat. Namun, Kalla menilai semestinya kedua lembaga bisa berkolaborasi karena tujuannya sama yakni menyejahterakan masyarakat.



Gelaran Anugerah Paritrana Tahun 2018 mendatangkan nominasi terbaik dan para pemenang dari berbagai kategori yang dilombakan, yaitu sebanyak 45 peserta yang berhasil mengalahkan kompetitor lainnya.



Ini merupakan bentuk apresiasi dari BPJS Ketenagakerjaan bersama Kemenko PMK kepada para pemerintah daerah dan perusahaan yang sepanjang tahun 2018 yang lalu mendukung penuh implentasi dan tertib administrasi jaminan sosial ketenagakerjaan di wilayah masing-masing.



Proses penilaian dilakukan melalui seleksi tingkat wilayah yang dilakukan oleh Tim penilai daerah Yang terdiri dari Sekretaris Daerah Provinsi, Kepala Badan Pusat Statistik (BPS) Tingkat Provinsi, Kepala Dinas yang membidangi Ketenagakerjaan tingkat provinsi, Kepala Dinas yang membidangi UMKM di tingkat provinsi, Apindo provinsi, Serikat Pekerja, dan tim dari Bidang Kepesertaan Wilayah atau Kantor Cabang BPJS Ketenagakerjaan di Ibukota provinsi.



Tim penilai yang dibentuk ini merupakan tim independen yang tidak memiliki kepentingan tertentu agar kualitas pemenang yang didapat benar-benar murni berdasarkan atas hasil penilaian.



Direktur Utama BPJS Ketenagakerjaan, Agus Susanto, mengapresiasi langkah pemerintah daerah dan perusahaan peserta yang telah berhasil meraih sekaligus menerima Anugerah Paritrana 2018 di Istana Wakil Presiden RI.



“Tahun ini, sebanyak 33 Pemerintah Provinsi, 105 Pemerintah Kabupaten Kota, 89 Perusahaan Skala Besar dan 80 Perusahaan Skala Menengah serta 33 UKM (Usaha Kecil dan Mikro) turut berpartisipasi untuk merebut Anugerah Paritrana”, jelas Agus.



Paritrana merupakan penghargaan yang diberikan oleh BPJS Ketenagakerjaan kepada Pemerintah Daerah dan pelaku usaha dalam kiprahnya mendukung implementasi jaminan sosial ketenagakerjaan.



Usai mendapatkan penghargaan tersebut Wakil Gubernur Sumsel Mawardi Yahya mengungkapkan penghargaan ini membuktikan bahwa melalui Organisasi Perangkat Daerah (OPD) Sumsel dapat memberikan motivasi perusahaan untuk memperhatikan kesejahteraan pekerja melalui program-program di BPJS Ketenagakerjaan.




"Untuk ke depan masalah tenaga kerja ini akan terus menjadi perhatian kita. Dan kita terus menghimbau kepada perusahaan-perusahaan yang ada di Sumsel mempunyai standar tersendiri di dalam melaksanakan pekerjaan jangan sampai melebihi standar yang ditentukan," ungkapnya.




Lanjut Mawardi dalam Tiga bulan sekali ia telah memerintahkan kepada OPD terkait yakni Dinas Tenaga Kerja untuk memantau bila terjadi hal yang tidak diinginkan, dan bahkan mengecek langsung ke perusahaan tersebut apabila ada hal- hal yang tentu menjadi tuntutan hak pekerjanya.



Sementara itu, Deputi Direktur Wilayah Sumbagsel BPJS Ketenagakerjaan Sumbagsel, Arief Budiarto menjelaskan, Anugerah Paritrana ini diberikan kepada Pemerintah Daerah, Perusahaan, Usaha Kecil Menengah (UKM) yang mendukung pelaksanaan program kesejahteraan untuk pekerjanya.




"Khusus untuk Pemdanya, diberikan karena mereka mendukung melalui peraturan dan kebijakan untuk mensejahterakan pekerja di daerahnya masing-masing," terang Arief.




Ditambahkan Arief, pihaknya akan berupaya memberikan yang terbaik kepada masyarakat khususnya para pekerja dan pengusaha. Tentunya kami juga mendapatkan dukungan penuh dari pemerintah daerah dan pemerintah kota setempat.



"Almahdulillah di Jajaran Kantor Wilayah Sumbagsel kita berhasil merah dua penghargaan, untuk kategori pemerintah provinsi yaitu Juara ke II yang diterima langsung oleh Bapak Wakil Gubernur, Mawardi Yahya dan juara III dari kepualauan Bangka Belitung. Selain itu ada lima penghargaan untuk kategori perusahaan yang terdiri dari perusahaan sekala besar, menengah dan mikro," capnya.



Peran Pemerintah daerah, pemerintah kota, maupun dinas tenagakerja terkait juga sangat besar dalam rangka mendukung program kerja kami melalui peraturan-peraturan yang telah diterbitkan dan masih banyak lagi kordinasi-kordinasi positif yang tentunya terkait upaya kita untuk meningkatkan kesejahteraan pagi para pekerja dan pengusaha.



"Saya juga mengucapkan selamat kepada Pemprov Sumatera Selatan dan Pemprov Bangka Belitung, Saya harapkan kordinasi dan harmonisasi yang baik ini tetap terjaga dan akan lebih kita tingkatkan lagi di tahun berikutnya," pungkas Arief.
Penulis: Arief Basuki Rohekan
Editor: Prawira Maulana
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved