Posisi Dirut PD Pasar Dilelang, PAD dari PD Pasar Hanya Rp 50 Juta

Pemerintah Kota Palembang, membuka seleksi terbuka untuk posisi Direktur Utama, pengawas PD Pasar Palembang.

Posisi Dirut PD Pasar Dilelang, PAD dari PD Pasar Hanya Rp 50 Juta
Tribunsumsel.com/Arief Basuki Rohekan
Sekretaris Daerah Kota Palembang Ratu Dewa. 

TRIBUNSUMSEL.COM, PALEMBANG - Pemerintah Kota Palembang, membuka seleksi terbuka untuk posisi Direktur Utama, pengawas PD Pasar Palembang.

Pemkot menginginkan orang yang berada di PD Pasar bisa membenahi kondisi pasar tradisional di Palembang dan meningkatkan Pendapatan Asli Daerah (PAD).

Sekda Kota Palembang, Ratu Dewa mengatakan, pihaknya sedang mempersiapkan pembentukan Pansel untuk menyeleksi pejabat PD Pasar Palembang.

"Kita menginkan orang yang profesional dan bisa mengurus pasar pasar supaya bisa lebih baik lagi," kata Dewa, Kamis (4/7) saat dihubungi.

Dewa mengatakan, pendapatan dari sektor pasar sangat sedikit. Padahal sektor pasar besar.

"Saya menilai besar potensi pendapatan di pasar kita ingin memaksimalkan dengan struktur organisasi baru," kata dia.

Selain itu, tugas yang baru Dirut yang baru nanti akan mengurus dan memperbaiki kondisi pasar.

Jangan sampai kondisi pasar becek dan bau. Sehingga membuat pengunjung tak nyaman.

Plt PD Pasar Palembang, Syaiful mengatakan, 2018 lalu PD pasar mengalami kerugian.

Sebab 70 persen dari penghasilan dikeluarkan untuk gaji karyawan.

"Tiap bulan kita keluarkan buat gaji pegawai Rp 531 juta dari total 200 pegawai ," kata dia.

Untuk PAD pihaknya ditargetkan sebesar Rp 400 juta. Namun kontribusi untuk PAD hanya mampu memberikan sebesar Rp 50 juta.

"Pasar pasar besar bukan kita yang miliki pasar 16, plaju, Kuto dan lainnya masih pihak ketiga yang pegang," kata dia.(axl)

Editor: Prawira Maulana
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved