Berita Selebriti

Alasan Marshanda Nekat Buka-bukaan Soal Penyakit Bipolar yang Dideritanya, Bangkit dari Keterbatasan

TRIBUNSUMSEL.COM - Alasan Marshanda Nekat Buka-bukaan Soal Penyakit Bipolar yang Dideritanya, Bangkit dari Keterbatasan

Alasan Marshanda Nekat Buka-bukaan Soal Penyakit Bipolar yang Dideritanya, Bangkit dari Keterbatasan
instagram/marshanda99
Alasan Marshanda Nekat Buka-bukaan Soal Penyakit Bipolar yang Dideritanya, Bangkit dari Keterbatasan 

Marshanda pun menjelaskan jawaban panjang, menurutnya keterbatasan atau kelemahan yang dianggap masyarakat pada umumnya bukanlah suatu kelemahan,

Bahkan keterbatasan inilah yang mampu membuat seseorang menjadi lebih kuat, jiwa, pengetahuan berlimpah dan pengobatan.

Ia menjelaskan kalau kelemahan yang ada dalam diri seseorang yang tadinya dianggap berbahaya justru bisa dijadikan sebagai senjata diri orang tersebut untuk menjadi versi lebih hebat dari sebelumnya guna menghadapi kehidupan kedepannya.

Penyakit yang dideritanya bisa menjadi alasan kuat agar bisa lebih memaknai hidup, lebih tahu akan tujuan hidup sebenarnya,

Jika ia sudah berhasil mengubah kelemahan menjadi kekuatan maka kekuatan itu bisa jadi sesuatu yang membanggakan karena bisa berbagi motivasi dengan banyak orang.

"And here is my answer:
You’d only speak openly about your (society-perceived) “limitations” if you feel that those things aren’t at all limitations. Instead, you believe and have experienced those so called “flaws” as triggers that generate STRENGTH, SOUL ABUNDANCE, KNOWLEDGE, AND TREASURE. ⠀⠀⠀⠀⠀⠀⠀⠀⠀
Those weapons some people think would kill you, you‘ve mastered and utilize to transform yourself into the greatest version of you. To fulfill your great destiny in the world.

Your limitations can be your REASON to have meaning in life. Your limitations can show you what your PURPOSE here on earth. If you have transform yourself and acknowledge THE POWER WITHIN, your flaws can turn into a GIFT for you to SHARE and LIFT UP THE WORLD with."

Dijelaskan Marshanda, bipolar disorder yang dimiliknya ini membuat ia memiliki banyak cara untuk memandang kehidupan.

Baik itu dalam pengetahuan, menguasai diri dengan cara berempati serta belas kasih dengan orang lain.

Marshanda menyerahkan semua pilihan kepada pribadi yang mengidap penyakit yang sama dengannya apa akan memandang hal itu sebagai kelemahan dan menutupinya atau menerimanya dan mengubahnya menjadi berkat.⠀⠀⠀⠀⠀⠀⠀⠀

"It’s a matter of perception and the ACTIONS you do that are aligned with that perception." tutup Marshanda.

(Ini masalah persepsi dan TINDAKAN yang Anda lakukan yang selaras dengan persepsi itu.).

Penulis: Rika Agustia
Editor: Kharisma Tri Saputra
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved